Berita

Penandatangan kerjasama/RMOL

Bisnis

Bank BJB Kucurkan Rp250 Miliar Topang Likuiditas BPR Lestari Bali

SENIN, 04 MEI 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (bank bjb) mengucurkan dana pinjaman sebesar Rp250 miliar kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lestari Bali. Dana segar itu untuk menopang likuiditas BPR Lestari Bali.

Perjanjian kredit tersebut ditandatangani oleh CEO BPR Lestari Bali Pribadi Budiono dan Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Denpasar Dian Kurniawan, pada Kamis (30/4) pekan lalu.

Seperti diketahui, masih berlangsungnya situasi pandemi Covid-19 di tanah air menghadirkan tantangan bagi seluruh lini industri, termasuk pelaku usaha sektor keuangan. Langkah ini terbilang krusial mengingat besarnya potensi dampak yang diberikan.


Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan langkah ini merupakan pengejawantahan ruh perseroan sebagai agen pembangunan nasional. Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, bank bjb telah menunjukkan keberpihakannya dalam memperkuat fondasi sistem keuangan nasional.

"Bank bjb selalu berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam setiap langkah strategis yang ditempuh. Kerja sama penguatan likuiditas yang disepakati ini berada pada koridor tersebut. Diharapkan kesepakatan ini akan bermanfaat menjaga iklim usaha yang kondusif dalam menciptakan pertumbuhan," ujar Widi.

Kerjasama antara bank bjb dan BPR Lestari Bali sudah terjalin dengan baik, “Di bulan Januari kami sudah menandatangani kerjasama senilai Rp100 miliar. BPR Lestari Bali dalam kondisi yang baik, sehingga kami tingkatkan lagi,” ungkap Dian Kurniawan, Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Denpasar.

CEO BPR Lestari Bali Pribadi Budiono mengatakan, per-April 2020, pihaknya membukukan aset Rp6,06 triliun dengan laba Rp52,92 miliar. Angka NPL berada di 2,32% yang menunjukan kualitas penyaluran kredit yang terkontrol.

"Langkah ini kami tempuh demi kenyamanan nasabah menempatkan dananya di BPR Lestari Bali, terutama saat pandemi ini," ujar Pribadi.

Dengan kucuran dana terayar ini, angka loan to deposit ratio (LDR) BPR Lestari Bali menjadi sebesar 66,85% dengan reserve fund sebesar Rp1,8 triliun. Kondisi ini mempertebal cadangan likuiditas BPR Lestari Bali yang akan menopang ekspansi usahanya.

Di sisi lain, langkah ini mencerminkan kokohnya fondasi keuangan bank bjb dalam mengarungi bisnis di masa pandemi. Perseroan juga telah menjalankan prinsip kehati-hatian sebagai upaya mitigasi risiko. Merujuk pada analisa perseroan, bank bjb memandang stimulasi likuiditas ini sebagai langkah prospektif bagi penguatan sinergi dan peluang usaha.  

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya