Berita

Petugas Melakukan tes suhu warga/Net

Dunia

Umumkan Kasus Pertama Covid-19, Assoumani Dikritik Petugas Medis: Presiden Itu Lucu, Angka Sebenarnya Jauh Lebih Tinggi

SABTU, 02 MEI 2020 | 06:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Ketenangan Komoro akhirnya terhempas. Negara yang semula belum memiliki angka kasus Covid-19 di benua Afrika itu akhirnya mengumumkan kasus infeksi virus corona pertamanya, pada Kamis kemarin.

"Pada 30 April 2020, Pemerintah Komoro mengumumkan kasus pertama Covid-19,” kata Presiden Azali Assoumani saat berpidato di negara tersebut, seperyi dikutip dari AFP.
 
Kasus ini menimpa pria berusia 50-an yang melakukan kontak dengan warga negara Prancis-Komoro dengan sejarah perjalanan baru-baru ini ke Prancis.


Negara Kepulauan Samudera Hindia itu menjadi negara di Afrika terakhir yang belum memiliki kasus virus corona bersama dengan Lesotho. Walau belum memiliki kasus Covid-19, dua negara itu telah melakukan antisipasi dengan menetapkan aturan menjaga jarak dan perbatasan pergerakan.

"Kondisi medis pasien secara bertahap membaik," Assoumani meyakinkan, Ia menjelaskan pemerintah sedang melakukan pelacakan kontak pasien.

Dengan adanya kasus pertama itu, Assoumani mengatakan menjadi ini enjdi bebannya sekaligus prioritasnya untuk melindungi sistem perawatan kesehatan rakyat Komoro. Ia menyerukan kepada jajarannya untuk mengambil ‘tindakan yang lebih kejam lagi’ demi kebaikan semua warga.

Assoumani juga merasa terpukul. "Sementara negara-negara lain yang terdampak virus corona sedang bersiap untuk kembali pada keadaan normal, negara kita malah baru memasuki fase kritis.”

Jam malam diberlakukan minggu lalu untuk membatasi kemungkinan penyebaran virus korona di antara 832.000 penduduk negara itu.

Assoumani mengatakan dia tidak memberlakukan kuncian penuh karena sebagian besar penduduk hidup dari pekerjaan informal.

"Pada tahap pandemik ini kita tidak mampu mengambil langkah-langkah yang dapat mengarah pada drama sosial dan ekonomi," katanya.

Sementara klaim kasus pertama diumumkan, seorang petugas kesehatan yang tidak ingin menyebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pengumuman itu datang "terlambat".
 
"Hanya satu kasus positif? Presiden itu lucu. Angka (nyata) jauh lebih tinggi," katanya.

Sebelumnya, Assoumani juga telah menyangkal pernyataan seorang meneri yang mengatakan adanya kasus virus corona di negara itu yang belum terkonfirmasi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya