Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Pasien Positif Covid-19 Pertama Di Cilegon Terkonfirmasi Pulang Dari Tangerang

RABU, 29 APRIL 2020 | 17:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kota Cilegon mengkonfirmasi ada satu pasien positif Covid-19 di wilayah mereka. Ini merupakan kasus pertama di Kota Baja.

Pasien positif Covid-19 ini berusia 31 tahun dengan jenis kelamin perempuan, berdomisili di Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Cilegon.

Jurubicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia, membenarkan adanya warga Cilegon yang terkonfirmasi positif Covid-19.


"Pasien positif ini tinggal ngontrak rumah di Tangerang bersama suaminya yang bekerja di Tangerang," ungkapnya.

Pasien positif ini pulang ke Cilegon pada 10 April menggunakan kendaraan umum kendaraan umum.

Lanjut Aziz, setelah pulang ke Cilegon sempat berobat ke klinik tapi tidak sembuh. Kemudian dilakukan rapid test tapi hasilnya nonreaktif sehingga pasien tersebut berstatus ODP.

Selanjutnya pada 23 April yang bersangkutan merasa demam dan berobat ke RSKM (Rumah Sakit Krakatau Medika) Cilegon.

"Setelah dilakukan pengambilan swab di Laboratorium Kimia Farma Jakarta maka pada 28 April keluarlah hasil PCR dan dinyatakan positif Covid-19," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Aziz juga menjelaskan bahwa pasien tersebut memiliki riwayat autoimun sehingga menyebabkan dirinya mudah terkena penyakit.

"Autoimun ini menyebabkan mudahnya pasien tersebut terkena penyakit,  sebelumnya pasien tersebut selalu mengontrol penyakitnya di Pondok Indah," ujarnya.

Aziz menjelaskan, proses tracking segera akan dilakukan untuk menyisir ke mana saja pasien tersebut pergi.

"Tracking akan dilakukan untuk mengetahui kemana saja dia pergi, dan kontak dengan siapa saja. Perawat di RSKM yang pernah kontak dengan pasien juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri, juga akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar rumah pasien," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kota Cilegon, dr Arriadna, meminta kepada masyarakat untuk patuhi apa yang sudah diperintahkan oleh Pemerintah agar Covid-19 ini tidak menyebar luas di Kota Cilegon.

"Mudah-mudahan dengan adanya kasus positif ini, masyarakat Cilegon lebih peduli, lebih berhati-hati, lebih waspada terhadap penularan Covid-19 tersebut," ucapnya.

Arriadna pun meminta kerja sama seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ini harus menjadi langkah awal untuk masyarakat lebih disiplin di dalam kewaspadaan penularan Covid-19 dan bisa membantu Pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19," katanya.

"Untuk saat ini Kota Cilegon menurut peraturan karena sudah satu yang positif sudah berada di zona kuning, untuk itu masyarakat diminta kerjasamanya agar kota kita ini tidak berada pada zona merah," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya