Berita

Jubir Penanganan Covid19, Achmad Yurianto/Humas BNPB

Kesehatan

Jumlah PDP Terus Bertambah, Pemerintah Pastikan Kapasitas RS Bisa Tampung 10.000 Pasien Corona

SENIN, 27 APRIL 2020 | 22:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara Pemerintah Untuk Penanganan Virus Corona Baru (Covid-19), Achmad Yurianto mengatakan, pasien dengan kategori dalam pengawasan (PDP) jumlahnya kembali beetambah pada Senin (27/4).

Di mana, ada tambahan 339 orang dari jumlah total sebelumnya yang mencapai 19.648 orang menjadi 19.987 orang. Di sisi yang lain, pasien yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 1.159, dari yabg sebelumnya 209.040 orang menjadi 210.199 orang.

Atas data tersebut, pemerintah memastikan kapasitas rumah sakit masih mencukupi daya tampungnya.


"Kita bersyukur bahwa saat ini sudah lebih dari seribu rumah sakit yang melaporkan telah merawat pasien Covid-19. baik yang statusnya adalah confirm positif maupun yang masih dalam status PDP," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (27/4).

Seribu Rumah Sakit tersebut, lanjut Achmad Yurianto, merupakan gabungan rumah sakit pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun rumah sakit swasta, dan rumah sakit TNI Polri, yang khusus menangani pasien Covid-19.

"Semua terintegrasi dalam satu sistem dan di dalam koordinasi gugus tugas, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat," terangnya.

Dari seluruh RS yang ada tersebut, dipastikan jumlah tempat tidur untuk pasien positif dan PDP masih mencukupi. Pasalnya, total tempat ridur yang disediakan mecapai 10.000 tempat tidur.

"Jumlah kapasitas tempat tidur juga sudah lebih dari 10.000 tempat tidur yang diperuntukkan untuk Covid, dan saat ini perkiraan masih di ditempati oleh sekitar 7.000 sampai 8.000 pasien. artinya sebenarnya secara kapasitas masih cukup," kata Achmad Yurianto.

Menganai data penanganan Covid-19 terlait jumlah laboratorium tes Real Time PCR yang sudah mulai beroperasi ada 46 laboratorium. Puluhan laboratorium ini sudah memeriksa 75.000 spesimen dari 59.000 lebih pasien yang teridentifikasi Covid-19.

Dari data itu, ditemukan kasus positif corona sebantak 9.096 orang, negatif 50.313 orang, sembuh 1.151 orang, dan meninggal 765 orang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya