Berita

Jurubicara Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat/RMOLJabar

Kesehatan

ODP Di Garut Makin Berkurang, Tanda-tanda Membaik?

SENIN, 27 APRIL 2020 | 16:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mengklaim jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) semakin berkurang. Grafik penambahan jumlah kasus diklaim terus berkurang.

Jurubicara Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat mengatakan, memang masih ditemukan penambahan kasus dari orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP). Tapi tak ada penambahan kasus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien positif.

“Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan, yaitu sebanyak empat kasus. Temuan ini merupakan paling terendah dalam 10 minggu terakhir laporan,” beber Ricky melalui keterangan tertulis, Senin (27/4).


Ricky berharap, ke depannya baik ODP, PDP, maupun konfirmasi di Kabupaten Garut akan terus menurun. Karena itu, pihaknya tak lelah terus mengimbau dan mengingatkan masyarakat untuk mematuhi semua anjuran pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Ia menegaskan, masyarakat juga harus terus menjaga jarak fisik, selalu menggunakan masker, hindari kerumunan, dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir.

“Apabila tidak mendesak, jangan keluar rumah. Ini semua penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut,” tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sekadar info, berdasarkan data hingga Minggu sore (26/4), di Kabupaten Garut terdapat 2.830 kasus. Terdiri dari 485 OTG, 2.291 ODP, 47 PDP, dan 7 pasien positif Covid-19 melalui hasil swab. Sebanyak 19 orang meninggal dunia, baik ODP, PDP, dan pasien positif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya