Berita

Penyerahan sembako PCINU Malaysia/Net

Dunia

Sasaran Utama Sembako PCINU Malaysia, TKI Kuli Bangunan Hingga Cleaning Service

SENIN, 27 APRIL 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sudah sebulan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia sibuk mendistribusikan paket sembako kepada sejumlah TKI yang terdampak Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) di Malaysia, lantran pandemik Covid-19.

Paket sembako yang dibagikan hingga lima tahap menyentuh dua kawasan, yakni wilayah Kuala Lumpur dan Selangor, belum menyentuh keseluruhan.

Ketua pelaksana aksi kemanusiaan PCINU Malaysia, Mahfud Budiono mengatakan, kegiatan tersebut sukses atas dukungan beberapa pihak, yakni Pertubuhan NU Kuala Lumpur-Selangor (PNUKS), Muslimat NU, Fatayat NU, Pagar Nusa, Ansor-Banser, KMNU, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dan Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban).


"InsyaAllah penyaluran bantuan akan terus berlanjut sampai PKP di Malaysia berakhir," jelasnya, Minggu kemarin di Malaysia (26/4).

Mahfud Budiono menambahkan bahwa sampai saat ini tercatat sudah 5.000 kantong beras dibagikan atau setara dengan 25 ton. Sebelum dibagikan, per kantong ditambahi telor, minyak goreng, dan mie instan.

Salah seorang PCINU Malaysia Departemen Jaringan Internasional ini juga menjelaskan, penerima manfaat dari bantuan itu sendiri terdiri dari berbagai golongan TKI yang bekerja di berbagai sektor. Sedangkan penerima manfaat terbanyak adalah mereka yang bekerja di sektor bangunan dan tinggal di gubuk sementara, yaitu di tapak bangunan (kongsi).

"Kemudian sektor lainnya adalah mereka yang tinggal di rumah sewa, kategori yang kedua ini biasanya mereka yang bekerja di sektor service seperti, cleaning service, pramusaji, landscape," imbuhnya.

Mahfud Budiono berharap semua anggota PCINU beserta seluruh badan otonomnya bisa terus bergandengan tangan untuk tmembantu TKI yang sedang memerlukan bantuan. Dan para dermawan yang juga hendak membantu bersama-sama meringankan beban warga terimbas PKP bisa bersinergi dengan PCINU Malaysia.

Atas aksi ini kemanusiaan ini, Ketua PCINU Malaysia, Abdullah Rois mengapresiasi upaya-upaya konkret yang telah dilaksanakan keluarga besar NU Malaysia.

"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam misi kemanusiaan ini," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/4).

Kendati demikian, Abdullah Rois tidak mengelak bahwa masih ada masyarakat lain yang kemungkinan besar belum tersentuh oleh bantuan tersebut. Untuk itu, dia mengimbau agar para dermawan juga turut ke lapangan membantu mereka.

"Juah dari mungkin kita bisa bantu semua TKI, karena dana yang ada tidak sebanding dengan jumlah TKI yang ada. Namun, paling tidak kami sudah berusaha memberikan bantuan dengan maksimal," tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya