Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Cek Kondisi Pemudik, 6.000 Rapid Test Disiapkan Pemkab Bandung

SENIN, 27 APRIL 2020 | 08:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan 6.000 alat rapid test untuk mengecek kesehatan pemudik yang tiba di wilayahnya. Langkah itu dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19.

Ribuan alat screening itu nantinya akan disebar ke Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di masing masing kecamatan yang terdeteksi kedatangan pemudik.

Begitu disampaikan Bupati Bandung, Dadang M Naser, yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, Minggu (26/4).


Dadang berharap penyediaan alat rapid test menjadi cara preventif untuk mengetahui ada tidaknya pemudik dari luar Bandung yang terpapar virus corona (Covid-19).

“Dengan 6.000 alat tes ini menjadi langkah preventif (pencegahan) dari Pemkab serta memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Bandung,” bebernya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Bupati yang akrab disapa DN itu ingin rapid test dapat mengimbangi penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) parsial di Kabupaten Bandung.

“Kami akan terus memantau PSBB ini utamanya di perbatasan wilayah agar tahu peta sebaran Covid-19 serta mencari cara cepat dalam mengatasinya,” tandas DN.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya