Berita

Siti Hasanah mengaku belum mendapat bantuan sebagai warga terdampak pandemik corona/RMOLBanten

Nusantara

Sudah Berikan Data, Warga Tangsel Tunggu Kejelasan Bansos Pemkot

MINGGU, 26 APRIL 2020 | 04:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah warga Kota Tangerang Selatan mempertanyakan kejelasan bantuan sosial dari pemerintah daerah.Karena hingga kini masih banyak masyarakat belum menerima bansos dan harus menahan lapar.

Seperti yang dirasakan Siti Hasanah, warga Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel. Perempuan berusia 53 tahun tersebut mengaku terdampak wabah virus corona atau Covid-19. Ia kehilangan pekerjaan akibat virus tersebut.

Biasanya, janda yang hidup sebatang kara ini mengais rezeki dengan bekerja membersihkan rumah warga di perumahan Alam Sutera. Namun, sudah tiga minggu ini dia menganggur lantaran perumahan tersebut menerapkan PSBB.


"Biasanya sehari dapat Rp 40 ribu membersihkan rumah orang perumahan. Tapi setelah corona tidak bisa bekerja lagi," katanya, Sabtu (25/4), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.
   
Selama pandemik corona, kata Siti, untuk makan sehari-hari dia mengandalkan tetangganya yang murah hati. Siti saat ini tinggal bersama sepupunya yang juga kelurga rentan miskin.

Belum lama ini, Siti mengaku telah menyerahkan identitas untuk didata sebagai penerima bansos dari Pemkot Tangsel. Namun, hingga kini belum ada realisasinya.

"Ya berharap bantuan itu cepat turun, karena perlu banget," ucapnya.

Sementara, Lurah Pakualam Wandi mengaku telah menyerahkan data penerima bansos Covid-19 ke Dinas Sosial Kota Tangsel. Di Kelurahan Pakualam tercatat 1.500 KK yang sudah didata oleh RT RW.

"Sudah diberikan. Namun sampai sekarang sedang di proses Dinsos," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya