Berita

Seto Mulyadi/Net

Nusantara

Banyak Anak Stres Belajar Di Rumah, Kak Seto: Mereka Rindu Cara Guru Mengajar

SABTU, 25 APRIL 2020 | 11:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Psikolog anak Seto Mulyadi menerima laporan dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) bahwa kegiatan belajar mengajar di rumah selama masa pandemik virus corona baru (Covid-19) membuat stres anak-anak.

"Dari beberapa laporan yang kami terima dari LPAI, lembaga perlindungan anak Indonesia, banyak anak-anak yang mengalami stres, tertekan," ujar pria yang akrab disapa Kak Seto ini dalam jumpa pers virtual, di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (25/4).

Dalam laporan tersebut, salah satu hal yang membuat anak-anak stres adalah tidak bisa belajar seperti di sekolah. Sebabnya, orang tua masih terus beradaptasi diri dengan anak-anaknya.


"Para orang tua sekarang harus menjadi guru tiba-tiba di dalam rumah, dan kemudian mencoba untuk menjelaskan menerangkan, memaksakan suatu hal dicapai oleh putra-putrinya sendiri, sehingga akhirnya yang muncul adalah anak-anak tertekan," jelas Kak Seto.

Oleh karena itu, pencipta karakter boneka Si Komo ini berharap para orang tua bisa lebih persuasif dalam mengajarkan anak-anaknya. Tentunya menurut dia, dengan belajar dari cara mengajar para guru sekolah.

"Beberapa ingin segera rindu pulang kembali lagi ke sekolah, bertemu dengan ibu guru atau bapak guru yang menjelaskannya dengan lebih nyaman, lebih tenang, lebih kreatif dan sebagainya," ungkap Kak Seto.

"Tekanan-tekanan demikian tanpa sadar menimbulkan kekerasan terhadap anak, dan dampaknya anak-anak juga mengalami stres," tutup dia menambahkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya