Berita

Foto: Repro

Presisi

Irjen Eko Indra Luncurkan Buku, Soal Cara Pandang Baru Wujudkan Kualitas Manusia Unggul

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 23:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Eko Indra Heri meluncurkan buku berjudul 'Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi'.

Karya itu diluncurkan untuk memberikan pandangan baru guna mewujudkan kualitas manusia yang unggul.

Menurut Eko, buku terbitan tersebut ditujukan untuk memberikan penekanan cara pandang baru dalam manajemen sumber daya manusia organisasi, mengingat perubahan dan dinamika lingkungan eksternal organisasi yang begitu cepat.


"Sehingga diperlukan kualitas sumber daya manusia unggul yang mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan," kata Eko dikutip dari buku,  Kamis (23/4).

Dalam penerbitan tersebut, buku itu terdiri 11 Bab yang mengulas secara tajam bagaimana mewujudkan kualitas manusia guna menghadapi serta mampu beradaptasi dengan segala bentuk inovasi dewasa ini.

Adapun, Bab I pada buku itu, membahas tentang konsep, urgensi, komponen Manajemen SDM dari perspektif human capital. Kemudian, di Bab II membahas tentang Evolusi Manajemen SDM dengan menekankan kepada pergeseran paradigma personnel management menuju human resource management.

Pada Bab III, buku tersebut membahas tentang Peran SDM dalam perspektif Birokrasi dan Otonomi Daerah terutama menyangkut fenomena permasalahan kesiapan SDM dalam otonomi daerah. Selanjutnya di Bab IV membahas tentang pentingnya Perencanaan SDM dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi, karena perencanaan strategis SDM merupakan bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dengan pencapaian tujuan organisasi.

Masuk ke Bab V, penulis dengan spesifik menguraikan manajemen SDM strategis (Strategic Human Resource Management) yang mengaitkan manajemen SDM dengan sasaran strategis organisasi.

Untuk Bab Vl, membahas tentang human capital sebagai aset dan keunggulan kompetitif organisasi. Lalu pada Bab VII profil Kompetensi SDM pada Era Industri 4.0 membahas tentang perkembangan era industri 4.0, tantangan dan dampaknya terhadap kompetensi dan strategi pengembangan SDM.

Tak hanya itu, memasuki Bab VIII, penulis menuliskan soal perspektif kontemporer dalam manajemen SDM membahas tentang pengembangan SDM berbasis kompetensi, Human Resources Scorecard suatu paradigma baru dalam pengukuran kontribusi SDM terhadap organisasi, bagaimana membangun “customer-driven organization” yang mengedepankan pentingnya kepuasan masyarakat sebagai pelanggan organisasi.

Lalu, Bab IX Ukuran efektivitas Manajemen SDM membahas tentang keberhasilan organisasi sebagai ukuran efektivitas manajemen SDM dan beberapa faktor yang memengaruhi kinerja SDM.

Tak hanya itu, Bab X juga dibahas tentang organisasi, yakni reframing, restructuring, revitalizing, dan renewal yang kesemuanya diperlukan untuk transformasi organisasi.

Dan yang terakhir, pada Bab Xl, penulis menyajikan talent management yang merupakan paradigma baru dalam membangun ketersediaan SDM yang memiliki talenta untuk mendukung posisi kunci, suksesi dan keunggulan organisasi.

Penerbitan buku itu juga mengambil beberapa testimoni, antara lain, Kapolri Jenderal Idham Azis, Prof. Amzulian Rifai  Ketua Ombudsman RI. Dan Aba Subagja, Asisten Deputi Manajemen Karier dan Talenta SDM Aparatur, Kementerian PANRB.

Dalam testimoninya, Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa SDM Pplri saat ini berjumlah sekitar 500 ribu personel tersebar di seluruh pelosok tanah air. Menurut Kapolri, perlu dikelola secara lebih strategis dan profesional sejalan dengan salah satu sasaran program penting Polri membangun manusia unggul di lingkungan Lembaga Kepolisian.

"Pembangunan SDM yang unggul di Lembaga kepolisian merupakan aset penting, mengingat amanah yang diberikan negara kepada Polri untuk menjaga, menciptakan dan mewujudkan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat," tulis Kapolri Jenderal Idham Azis dalam testimoni buku tersebut.

Tak lupa, Idham menyatakan bahwa untuk mewujudkan tugas pokok Polri tersebut tentunya membutuhkan SDM yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi sehingga mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang keamanan dan ketertiban.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya