Berita

Belva Devara/Net

Bisnis

Belva Luruskan Isu Kepemilikan Ruangguru: Yang Di Singapura Itu Punya Saya Juga!

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 16:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mundurnya CEO Ruangguru Adamas Belva Devara dari jajaran stafsus milenial presiden, bukan berarti semuanya selesai. Berbagai komentar dan pandangan tetap ditujukan kepada perusahaan rintisan yang telah memiliki jutaan pengguna ini.

Menyusul kabar soal isu kepemilikan Ruangguru yang mayoritas dikuasai investor asal Singapura, Belva pun langsung merespon dengan mengatakan hal itu tidak benar.

Melalui postingan akun Instagm @belvadevara menyebut bahwa Ruangguru yang ada di Singapura adalah masih miliknya.


“Tidak benar mayoritas dimiliki investor Singapura. Ya Ruanggguru Pte Ltd. yang di Singapura ya punya saya juga. Kami juga punya pegawai di Singapura,” ujarnya, Kamis (23/4).

Perusahaan rintisan (startup) di bidang pendidikan di Indonesia ini berada di bawah naungan PT Ruang Raya Indonesia, yang merupakan perseroan terbatas yang bergerak di bidang pendidikan nonformal. Pemiliknya adalah dua anak muda, Belva Devara dan Muhammad Iman Usman, yang tujuannya  membantu para pelajar menemukan berbagai pembimbing di dunia maya

Selain Singapura, Ruangguru ada di Vietnam dan Thailand.

“Semuanya punya anak muda berkebangsaan Indonesia,” ujar Belva.

Ruangguru baru saja mengumumkan perolehan pendanaan Seri C sebesar USD 150 Juta pada November 2019 lalu. Di samping itu, perusahaan ini juga mendapatkan suntikan dana dari sejumlah perusahaan modal ventura seperti East Ventures dan Ventures Capital.

Ruangguru mengklaim telah memiliki lebih dari 15 juta pengguna serta merangkul 300.000 guru untuk memberikan jasa pendidikan di lebih dari 100 bidang pelajaran.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya