Berita

Presiden PKS, M. Sohibul Iman/Net

Nusantara

Presiden PKS: Perbedaan Mudik Dan Pulkam Ala Pak Jokowi Bikin Ruwet

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden PKS, M. Sohibul Iman ikut mengomentari soal pemahaman mudik dan pulang kampung (Pulkam) ala Presiden, Joko Widodo.

Jelas Sohibul Iman, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "mudik" adalah pulang ke kampung halaman. Dan "pemudik" adalah orang yang pulang ke kampung halaman.

"Makna ini sesuai dengan pemhaman umum selama ini. Jika tiba-tiba Pak @jokowi di acara @NajwaShihab menyebut mudik itu beda dengan pulang kampung, terus terang itu bikin ruwet," kata dia di akun Twitter, @msi_sohibuliman dengan emoticon wajah sedikit senyum, Kamis (23/4).


Presiden Joko Widodo menjadi buah bibir saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (22/4).

Dalam pemaparannya, Jokowi sapaan akrab kepala negara menguraikan bahwa mudik dan pulang kampung adalah sesuatu yang berbeda.

Dalam acara yang dibawa jurnalis Najwa Shihab, diuraikan data dari Kemenhub bahwa sudah hampir 1 juta orang mencuri start mudik.

Mendengar uraian itu, Jokowi bergegas menyangkal adanya arus mudik. Menurutnya yang terjadi hanya aktivitas orang pulang kampung.

"Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung," jawab Jokowi.

Najwa pun tampak kaget dan langsung memberi penekanan bahwa pulang kampung dan mudik itu sama.

Jokowi lantas mengurai perbedaan pulang kampung dan mudik yang dia maksud. Perbedaan itu terletak pada waktu aktivitas dilakukan.

"Kalau mudik itu di hari lebarannya," sanggah Jokowi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya