Berita

Sosiolog UI Imam Prasdjo/Repro

Kesehatan

Hei Anak Muda! Jangan Kongkow-kongkow Selama Corona, Ada Potensi Viral Load

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi penularan virus corona baru (Covid-19) lebih besar tingkatannya daripada SARS. Sebab menurut para peneliti, virus corona memiliki sekitar 10-20 lipat afinitas yang lebih tinggi pada zat Angiotensin-Converting Enzyme (ACE2).

Afinitas ini merupakan kecenderungan suatu unsur atau senyawa, untuk membentuk ikatan kimia dengan unsur atau senyawa lain. Sementara ACE2 merupakan reseptor sel inang fungsional, atau tempat berkembang biaknya virus.

Hal ini pun mendapat perhatian dari Sosiolog Universitas Indonesia, Imam Prasodjo. Pasalnya ia melihat kecenderungan masyarakat untuk tidak menaati aturan tidak keluar rumah, seringkali diabaikan oleh banyak anak muda.


"Anak-anak muda yang (masih) suka berkerumun ini lebih berbahaya lagi," ujarnya dalam sebuah dialog virtual bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang disiarkan dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (23/4).

Menantu begawan Ilmu Politik Mariam Budiardjo ini menyebutkan, potensi penularan Covid-19 pada saat berkerumun itu sangat besar. Ia menerangkan, sumber penularan yang dimediasi melalui cairan dari mulut, kemungkinannya sangat mudah mengenai orang-orang yang berkerumun.

"Jadi percikan-percikan karena kita bicara, karena kita teriak, karena kita nyanyi, karena kita tertawa terbahak-bahak, percikan itu menjadi terakumulasi menjadi terkumpul di dalam satu ruangan," terang Imam Prasodjo.

"Itu yang menimbulkan viral load (beban virus), kumpulan-kumpulan percikan yang besar, yang bila itu masuk ke dalam tubuh anak-anak muda, siapapun dia, dalam kekuatan tubuh seperti apapun dia, akan tumbang," sambungnya.

Oleh karena itu, diimbau kepada anak-anak muda yang masih suka berkerumun agar memperhatikan bahaya viral load ini.  Karena dengan tetap tinggal di rumah adalah solusi untuk melawan virus asal Wuhan, China ini.

"Mudah-mudahan, ini menjadi pesan khusus buat anak muda yang selama ini seringkali saya tahu, mereka tidak tahan untuk tidak bertemu dengan temannya, tidak tahan untuk tidak berkumpul," kata Imam Prasodjo.

"Tapi lihat, apa yang akan terjadi kalau seandainya hal ini kita abaikan," sambungnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya