Berita

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin bersama dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi/Net

Presisi

Kapolda Sumut Gelar Simulasi Penyamaan Persepsi Saat Atasi Covid-19

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 09:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penyamaan persepsi dalam penanganan Covid-19 perlu dilakukan agar semua pihak tahu berada di posisi mana saat berada di lapangan. Atas alasan itu, Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin menggelar kegiatan Simulasi Tactical Floor Game Ops Aman Nusa II Toba 2020 pada Rabu (22/4).

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/ BB, Ketua DPRD Prov Sumut, Wakapolda Sumut, Pangkoses Hanudnas lll, Danlantamal I Belawan, Kabinda, para PJU Polda Sumut, Dandim 02/01 BS, para kapolres, serta personil dari TNI dan Polri.

Irjen Martuani Sormin mengurai bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dan menyatukan prespesi bagaimana cara penanganan Covid-19 di wilayah Sumut, baik dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.


“Pelaksanaan simulasi ini adalah pelatihan standar penangan Covid-19. Dalam hal ini seluruh pihak baik TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi turut terlibat dalam Ops Aman Nusa II Toba 2020,” ujarnya kepada redaksi, Kamis (23/4).

Kegiatan ini merupakan kotak gambaran apa yang harus dilakukan masing-masing petugas, agar mengetahui posisi saat berada di lapangan.

“Kami polri tentu tidak bisa sendiri menangani ini harus ada bantuan dari pihak TNI serta pemerintah dalam pelaksanaan Ops Aman Nusa II Toba 2020 ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, dia berharap seluruh pihak benar-benar bekerja sama dan membantu Polri dalam pelaksanaan Ops Aman Nusa II Toba 2020 dan turut menarapkan apa-apa saja yang memang harus dilakukan di saat pandemik Covid-19.

“Mari bekerja sama untuk memberikan imbauan serta pencegahan kepada sasaran yang memang kita tuju,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya