Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Bertambah Tujuh Orang, Sudah 49 Pasien Covid-19 Kota Semarang Dinyatakan Sembuh

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 04:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kabar menggembirakan kembali disampaikan Pemerintah Kota Semarang seiring jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah 7 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menyebutkan, hingga saat ini sudah 49 orang yang sembuh.

"Tujuh pasien positif Covid-19 hari ini dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Lima pasien dari RSUP dr Kariadi, satu pasien dari RST dan satu pasien dari RS Telogorejo," kata Abdul Hakam.


Ketujuh pasien dinyatakan sembuh setelah hasil swab tes keluar dan negatif.

"Insya Allah minggu ini akan bertambah lagi karena tinggal menunggu hasil tes swab bagi pasien yang dalam perbaikan klinis," ujar Hakam dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, meminta kepada masyarakat khususnya warga Kota Semarang untuk tidak terlena meski tren kesembuhan pasien positif Covid-19 terus mengalami kenaikan.

"Kita harus menjalankan semua aktifitas kita sesuai SOP protokoler kesehatan, jaga jarak, pakai masker, selalu cuci tangan, mandi dan tentu saja badannya harus sehat. Jadi jangan terlena dan jangan pernah menyepelekan yang namanya Covid-19," pesannya.

Lebih lanjut, Hendi, panggilan akrabnya menuturkan, meski jumlah pasien sembuh terus meningkat, tapi angka Covid-19 di Kota Semarang masih relatif tinggi.

"Tetap di rumah kalau tidak urgent, tetap patuhi anjuran pemerintah. Dalam penanganan Covid-19, memang perlu sebuah keseriusan semua unsur, masyarakat dan pemerintah, namun tidak boleh dengan perasaan takut, apalagi panik," pungkas Hendi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya