Berita

Menteri PPA, Bintang Puspayoga/Net

Kesehatan

Dari 29 Provinsi, Menteri PPA Temukan 41 Perempuan Dan 6 Anak-anak Meninggal Karena Covid-19

RABU, 22 APRIL 2020 | 17:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Pemberadayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) menghimpun data infeksi vurus corona baru (Covid-19) terhadap kaum perempuan dan anak-anak.

"Kami telah mengumpulkan dan mengolah data terpilah menurut jenis kelamin dan usia," ujar Menteri PPA, Bintang Puspayoga dalam jumpa pers virtual yang disiarkan dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (22/4).

Dari data yang dihimpun bersama Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Daerah, virus asal Wuhan, China ini sudah menjangkiti banyak perempuan dan juga anak-anak.


"Per hari ini, data terpilahnya untuk perempuan (ketegori) orang dalam pemantauan (ODP) 14.755, PDP (pasien dalam pemantauan) 4.254, positif dirawat 94, positif sembuh 27, meninggal 41," tuturnya.

"Sedangkan untuk data anak dari 21 provinsi yang kami laksanakan, kami koordinasikan dengan daerah, anak itu ada ODP 6.744, PDP 991, positif dirawat 26, positif sembuh 9, meninggal 6," sambung Bintang Puspayoga.

Lebih lanjut, Bintang Pupayoga menegaskan bahwa data yang dipaparkannya ini baru dari 29 provinsi di Indonesia. Sementara, daerah yang masuk kategori zona merah masih belum dihimpun.

"Dari 3 provinsi itu belum kami dapatkan. Harapan kami kepada pimpinan wilayah, pimpinan daerah, mudah-mudahan melibatkan teman-teman dinas PPPA untuk ikut di dalam tim gugus tugas. Sehingga dengan cepat kami bisa mendapatkan data terpilah baik dari sisi usia maupun jenis kelamin," demikian Bintang Puspayoga.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya