Berita

Paket bantuan bakti sosial Polda Sumatera Selatan/Net

Presisi

Gelar Baksos, Polda Sumsel Bagikan 17,4 Ton Beras Dan 6.600 Nasi Kotak

RABU, 22 APRIL 2020 | 04:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polda Sumatera Selatan menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat di wilayah Sumatera Selatan khususnya di Kota Palembang yang terdampak Covid-19.

Bakti sosial yang bertepatan dengan Hari Kartini tanggal 21 April tersebut, mengusung tema "Gerakan Bakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19".

Kegiatan bakti sosial tersebut, membagikan beras kurang lebih 17,4 ton, kemudian mie instan sebanyak 480 dus, dan 493 kardus susu.


Kapolda Sumsel Irjen Priyo Widyanto menyampaikan, bakti sosial ini menyasar 25 pondok pesantren yang dihuni kurang lebih
4.789 santri.

Kemudian, 24 panti asuhan dengan total penghuni 730 anak yatim dan 560 paket sembako dibagikan kepada 560 pekerja informal.

“Hari ini kita dari Polda Sumatera Selatan dan jajaran Polres melaksanakan kegiatan bakti sosial secara serentak, bakti sosial ini dimaksudkan untuk membantu saudara-saudara kita masyarakat Sumatera Selatan yang terdampak dari Covid-19,” kata Irjen Priyo dalam keteranganya, Selasa (21/4).

Priyo menambahkan, dalam kegiatan bakti sosial ini jajaranya telah menyalurkan 13 ribu paket sembako dan 6 ribu makanan siap saji serta 1.100 kotak masker.

“Mudah-mudahan bantuan dari bakti sosial dari Polda Sumatera Selatan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak secara langsung perekonomiannya akibat Covid-19, ujar Priyo.

Gerakan Bakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19 yang dibuka secara langsung oleh Kapolda Sumsel tersebut, juga dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Rudi Seriawan, Irwasda Polda Sumsel Kombes Dody Marsidy, dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dan personel Polda Sumsel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya