Berita

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru (dua kanan)/Net

Kesehatan

Profesor Di Sumsel Temukan Anti Virus Covid-19, Herman Deru: Mudah-mudahan Menjawab Ketakutan Masyarakat

RABU, 22 APRIL 2020 | 03:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Upaya percepatan penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan tidak hanya gencar dilakukan pemerintah. Tetapi, juga melibatkan kaum intelektual.

Salah satunya dilakukan Prof. Faisal Rizal yang juga turut membantu melalui penelitian-penelitian. Sehingga, menghasilkan temuan anti virus untuk mencegah penularan maupun penyembuhan pasien positif Covid-19.

"Kita sangat apresiasi langkah yang dilakukan Prof Faisal ini dan Pemprov Sumsel tentu mendukungnya," kata Gubernur Sumsel Herman Deru usai mendengar paparan temuan yang dilakukan Faisal Rizal di ruang rapat Gubernur Sumsel, Selasa (21/4).


Temuan anti virus Faisal Rizal, berupa produk gula yang diketahui menggunakan light technologi mampu memecah protein menjadi asam amino sehingga diklaim bisa memprecepat pencegahan dan pengobatan Covid-19.

"Dari yang telah dipaparkan itu, saya tertarik agar ini disebarluaskan di Sumsel," kata Herman Deru.

Terlebih, Herman Deru sendiri juga langsung mencoba langsung gula tersebut di sela paparan tersebut.

"Saya secara pribadi langsung mengkonsumsinya. Mudah-mudahan ini bisa menjawab ketakutan masyarakat karena beranggapan Covid-19 ini belum ada vaksinnya. Saat ini tinggal dinas terkait untuk mengkanalisasinya," jelasnya.

Kendati begitu, Herman Deru tetap meminta agar produk gula tersebut dilakukan penelitian lebih lanjut terkait dampaknya.

"Tapi saya yakini ini baik. Apalagi dalam paparan yang dilakukan Prof Faisal disertai uji sehingga ini sangat meyakinkan. Jika memang tidak ada dampak yang berarti, sebar saja ke masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Faisal Rizalmenjelaskan, anti virus temuannya tersebut bukan merupakan bahan kimia. Ide untuk melakukan penelitian sehingga menghasilkan temuan anti virus Covid-19 tersebut, setelah dirinya merasakan dampak dari dahsyatnya virus asal Wuhan, China tersebut.

"Ini berupa makanan yang bisa kita konsumsi setiap hari," kata Faisal.

Faisal yang diketahui putera asli Sumsel ini menuturkan, anti virus temuannya tersebut sudah menunjukkan bukti keberhasilan saat dikonsumsi oleh orang yang positif Covid-19.

"Tingkat keberhasilannya sudah ada. Datanya kita dapat dari beberapa rumah sakit di luar Sumsel. Ada beberapa pasien yang sembuh. Proses penyembuhannya biasanya tidak lebih dari lima hari," terangnya.

Dia memastikan, gula anti virus Covid-19 ini tidak ada dampak sama sekali didalam tubuh.

"Dampaknya, kita memiliki imunitas yang kuat. Tidak ada dampak buruk yang dihasilkan. Cara mengkonsumsinya bisa sama seperti mengkonsumsi gula biasa. Dan saya tekankan ini tidak akan mempengaruhi gula darah," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya