Berita

Ketua Fraksi Golkar DKI, Basri Baco/RMOL

Nusantara

Data Penerima Bansos Belum Akurat, Wagub DKI Harus Bantu Anies Pastikan Pendistribusian

SELASA, 21 APRIL 2020 | 18:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bantuan sosial (Bansos) yang selama ini digaungkan Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) nyatanya belum berjalan maksimal.

Hal itu lantaran masih banyaknya masyarakat yang seharusnya berhak menerima Bansos namun belum kebagian. Malahan mereka yang dikategorikan mampu banyak yang menerima bantuan Pemerintah tersebut.

"Ini jadi evaluasi bagi Pemprov DKI karena datanya tidak akurat. Distribusinya masih bermasalah. Ini yang jadi PR (pekerjaan rumah) kita. PR Pemprov DKI Jakarta," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/4).


Baco berharap dengan adanya Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria yang belum lama digantikan menemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mudah-mudahan dapat membantu menyelesaikan masalah Bansos ini.

"Yang saya dengar Wagub ini sudah ditunjukkan oleh Gubernur sebagai ketua penyempurnaan data distribusi. Jadi ketuanya Satgas penyusunan data Bansos dan pendistribusian. Supaya Gubernur mikirin yang lain. Ini bagus sekali," pungkasnya.

Pemprov DKI Jakarta pun sampai dengan hari ini terus mendistribusikan bantuan sosial untuk warga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19 dengan target penerima Bansos sebanyak 1,2 juta Kepala Keluarga.

Pada Selasa (21/4), bantuan sosial didistribusikan di 18 Kelurahan di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat.

Total paket yang didistribusikan sebanyak 92.269 paket. Pemprov DKI Jakarta berupaya maksimal agar distribusi bantuan sosial dapat dilaksanakan sesuai jadwal.

Bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok berupa: beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, biskuit 2 bungkus. Selaij paket sembako warga juga mendapatkan masker kain 2 pcs, dan sabun mandi 2 batang. Tidak ada pemberian berupa uang tunai pada bantuan sosial ini.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya