Berita

Ulama, Syeikh Ali Jaber/Repro

Nusantara

Syeikh Ali Jaber: Jadikan Ramadhan Istimewa Dengan Ibadah Bersama Keluarga Di Rumah

SELASA, 21 APRIL 2020 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ulama kenamaan Indonesia, Syekh Ali Jaber, menyampaikan pesan-pesan rohaninya, yang juga masih terkait dengan upaya pencegahan penularan virus corona baru (Covid-19).

Dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan di Gedung Graha BNPB, pengkhotbah keturunan Madinah, Arab Saudi ini meminta masyarakat untuk tetap khidmat beribadah Ramadhan di tengah wabah Covid-19.

"Kali ini, tahun ini, kita jadikan Ramadhan istimewa. Ramadhan khusus hadiah dari Allah SWT," tutur Syekh Ali Jaber di Gedung Gaha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/4).


Beberapa cara untuk tetap khidmat dan istimewa melaksanakan rangkaian ibadah Ramadhan, ialah dengan menciptakan suasana yang hangat bersama keluarga di rumah. Baik itu ketika Murotal Al Quran bersama, Shalat Tarawih bersama, hingga menjaga kebersihan di rumah.

Dengan begitu, lanjut Syekh Ali Jaber, menjalani ibadah puasa saat pendemik Covid-19 tidak akan membuat masyarakat panik, gusar dan atau takut. Justru, hal kecil yang bisa dipetik dari kedekatan beribadah bersama keluarga adalah nikmat.

"Mungkin selama ini banyak orang yang beraktivitas di luar rumah. Bahkan jarang sempat buka puasa bersama atau sahur bersama keluarganya. Diam di rumah, ini solusi yang tepat untuk kondisi sekarang," ucap Syekh Ali Jaber.

"Beraktivitas di rumah, apalagi bulan suci Ramadhan sungguh nikmat. Kita bisa menjadikan nikmat bagi kita beribadah di rumah. Lebih dekat dengan keluarga," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya