Berita

Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Ciremai Tetri Yuniwati/RMOLJabar

Nusantara

Pasien Dan Keluarganya Tak Jujur, Penanganan Covid-19 Bakal Sulit Maksimal

SELASA, 21 APRIL 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

  Pasien, juga keluarganya, diminta jujur menyampaikan riwayat kesehatannya saat berobat. Hal tersebut penting dilakukan untuk menyesuaikan prosedur penanganan, khususnya terkait pandemik Covid-19.

Pasalnya, untuk penanganan kasus Covid-19, ada prosedur khusus yang harus diterapkan. Mulai tempat perawatan pasien, cara menangani pasien, maupun perlengkapan yang harus digunakan oleh para tenaga medis.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Ciremai, Tetri Yuniwati, menyusul adanya 21 tenaga medis rumah sakit tersebut yang diisolasi dan berstatus OTG setelah sempat melakukan kontak dengan pasien yang terindikasi Covid-19.


“Dengan pasien jujur, justru penanganannya akan lebih ekstra. Jangan beranggapan ketika jujur, si pasien akan ditelantarkan. Kita bahkan akan lebih berhati-hati memberi penanganan,” ungkapnya, Senin (20/4).

Diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, seorang pasien yang terindikasi Covid-19 telah meninggal dunia pada 15 April lalu dengan status PDP. Pasien berusia 70 tahun itu sebelumnya dibawa oleh pihak keluarga dalam keadaan tidak sadarkan diri karena gangguan pernapasan.

Namun, saat diajukan sejumlah pertanyaan terkait riwayat perjalanan maupun gejala lain yang dialami pasien, pihak keluarga tidak memaparkannya secara jujur.

Salah satu anggota keluarga bahkan marah ketika petugas medis berusaha menggali informasi lebih dalam terkait kondisi pasien tersebut.

Belakangan diketahui, bahwa pasien tersebut pernah melakukan kontak dengan dua orang anggota keluarganya yang sebelumnya telah meninggal dunia dengan status PDP.

Sementara itu, 21 orang tenaga kesehatan yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri, akan segera dilakukan rapid test.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya