Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo/Net

Politik

Semarang Usul PSBB, Ganjar: Anda Semua Akan Mengalami Situasi Tidak Nyaman

SELASA, 21 APRIL 2020 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, jika konsep gotong royong dilakukan, PSBB tidak perlu dilakukan.

Ia mencontohkan beberapa desa dan perkampungan di Jawa Tengah yang telah menerapkan isolasi mandiri yang ternyata langkah-langkahnya cukup menarik.

"Ada satu kampung yang menarik, dia mengunci beberapa titik. Dalam sehari pertama (ada) protes, hari kedua (mulai) mereda, hari ketiga sistem pasar untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pokok ada sendiri. Pedagang datang sendiri kemudian RT mengatur, kamu di sebelah sana, kamu di sebelah sana, mereka bisa transaksi dengan relatif aman," kata Ganjar, dalam keterangannya, Senin (20/4).


"Saya ingin PSBB ditahan kemudian kita bangun sistem yang ada, yang pernah ada, masih ada, dan jarang digunakan. Gotong royong, gugur gunung, kerik desa, bareng-bareng, kemudian lumbung pangan, tolong-menolong ini cara yang baik. Dari sisi keagamaan ulama mengajarkan kita untuk hidup bersih," jelas Ganjar.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi  mengusulkan pemberlakuan PSBB untuk Kota Semarang. Hendrar juga mulai mempertimbangkan agar daerah yang berbatasan dengan kota itu ikut diberlakukan PSBB pula. Hal itu karena banyaknya pekerja dari daerah lain yang setiap hari masuk Kota Semarang sebagai bahan pertimbangan.

Ganjar menegaskan, kondisi saat ini membuat pengajuan PSBB harus dipertimbangkan masak-masak. Kota Semarang, menurut pemantauannya, masih banyak kegiatan berkumpul.

"Pak Wali Kota Semarang sudah komunikasi dengan kami, sudah menghitung dengan kami, beliau punya usulan bagus dan kreatif agar bicara dengan daerah sekitarnya wabil khusus Demak dan Kendal," ujar Ganjar.

Menurutnya, jika Kota Semarang diberlakukan PSBB maka beberapa wilayah di sekitarnya juga harus melakukan PSBB. Padahal PSBB akan membuat situasi tidak nyaman.

"Yang Semarang kita warning berkali-kali agar masyarakat untuk bantu soal itu, kalau PSBB Anda semua akan mengalami situasi tidak nyaman, tolong cegah (Corona) bareng-bareng,” tegas Ganjar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya