Berita

Telemedis atau telemedicine, teknologi konsultasi kesehatan jarak jauh/net

Kesehatan

Layanan Telemedicine Untuk Konsultasi Covid-19 Berkurang, Non Covid Malah Bertambah

SELASA, 21 APRIL 2020 | 07:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemajuan teknologi telah mendukung penanganan virus corona tanpa harus kunjungan langsung pasien ke rumah sakit. Selain karena kondisi rumah sakit yang sudah cukup kewalahan menangani pasien virus corona, pasien akan kehilangan banyak waktu untuk sekadar memeriksakan kesehatannya karena jarak yang cukup jauh atau karena antrean.

Masyarakat yang menggunakan telemedicine atau telemedis untuk konsultasi mengenai Covid-19 pun tetap aman di rumah sehingga meminimalkan penularan yang bisa saja terjadi pada saat harus menuju ke rumah sakit.

Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo menyatakan saat ini lebih dari 300 ribu masyarakat sudah memanfaatkan layanan telemedicine Covid-19.


Layanan telemedicine adalah konsultasi pasien dengan tim medis secara jarak jauh.

Doni menegaskan, telemedicine merupakan hasil dukungan dari Kementerian Kesehatan dan Badan Usaha Milik Negara.  Kemenkes dan BUMN telah memanfaatkan startup unicorn berbasis medis untuk mendukung penanganan Covid-19.

Setidaknya sudah ada sekitar 20 unicorn yang efektif membantu pemerintah menangani Covid-19.

"Yang melalui via telemedicine sendiri sebanyak 320 ribu," ujar Doni dalam keterangan pers secara virtual, Senin (20/4).

Sebanyak 1 juta masyarakat telah memanfaatkan fasilitas telemedicine.
Saat ini konsultasi non corona malah yang lebih banyak, sementara konsultasi yang berhubungan dengan Covid-19 mengalami penurunan dengan kata lain keluhan mengenai Covid-19 telah berkurang.

"Sementara konsultasi yang non-Covid-19 justru mengalami kenaikan," ujar Doni.

Tak lupa ia kembali mengingatkan pentingnya perlindungan diri bagi para dokter selama menangani pasien virus corona.

"Diperlukan kerjasama yang baik dengan semua pihak. Sehingga, dokter dan tenaga medis itu bisa mendapatkan perlindungan yang lebih baik lagi," ujarnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya