Berita

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Asep Adi Saputra/RMOL

Presisi

Polri Sudah Bangun 11 Ribu Dapur Umum Dan Bagikan 360 Ribu Paket Sembako

SENIN, 20 APRIL 2020 | 20:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengatakan selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, sudah lebih dari 11 ribu dapur umum yang didirikan Polri bersama TNI dan stakholder terkait.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan bahwa Polri bersama stakeholder lain juga turut mensosialisasikan kebijakan pemerintah dalam menerapkan PSBB, termasuk agar warga tidak melakukan mudik.

Hingga saat ini Asep mengungkapkan Polri sudah melakukan 69 ribu lebih sosialisasi baik secara langsung maupun melalui media sosial.


"Sudah ada beberapa daerah yang melaksanakan PSBB baik yang sudah memasuki minggu kedua maupun yang memasuki hari-hari pertama, secara umum selama penerapan PSBB sampai dengan hari ini Senin, 20 April 2020 jajaran Kepolisian bersama TNI dan seluruh stakeholder telah melakukan himbauan dan sosialisasi tidak mudik sebanyak 69.325 kali," kata Asep
kepada wartawan melalui video conference yang disiarkan Divisi Humas Polri, Senin (20/4).

Asep mengatakan, dapur umum ini diperuntukan bagi warga yang terdampak wabah virus corona baru (Covid-19) namun tak mendapatkan bantuan dari pemerintah karena tidak terdata. Paket Sembako juga sudah dibagikan ke warga sebanyak 360 ribu lebih.

"Di samping itu TNI dan Polri juga melaksanakan kegiatan bantuan sosial dimana sampai dengan hari ini TNI dan Polri telah mendirikan 11.215 dapur umum dan melaksanakan pembagian sembako sebanyak 367.518 paket," jelasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya