Berita

Foto:Net

Politik

Giliran Mahasiswa Semester II Yang Menantang Stafsus Milenial Andi Taufan Dialog Terbuka

SENIN, 20 APRIL 2020 | 18:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Muhammad Daffa Ridwan tidak mau kalah dari ekonom muda Indef, Bhima Yudhistira.

Mahasiswa semester II ini juga menantang Staf Khusus Presiden Joko Widodo dari kalangan milenial yaitu Andi Taufan Garuda Putra. Dia menatang Andi Taufan untuk debat terbuka.

Daffa menantang Andi Taufan yang telah menyurati camat di seluruh Indonesia atas kerja sama program antara pemerintah dan PT Amartha Mikro Fintek terkait Relawan Desa Lawan Covid-19. Di mana, Amartha merupakan perusahaan Andi Taufan.


"Saya juga ingin mengajak dialog terbuka dengan Bang Andi Taufan terkait konflik kepentingan PT Amartha," kata Daffa saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (20/4).

Dia mengatakan, dirinya memberi syarat kepada Andi Taufan. Antara lain harus disaksikan media massa. Tujuannya, agar publik seluruh Indonesia tahu bahwa apa yang telah dilakukan oleh pembantu kepala negara itu cukup fatal.

"Tapi syaratnya harus di liput media. Biar masyarakat tahu ada dugaan abuse of power atau penyalahgunaan kewenangan," tegas Daffa.

Sebelumnya, Daffa juga telah memposting surat elektronik yang ditujukan kepada stasfus milenial itu melalui akun Twitter pribadinya.

Berikut isi surat undangan dari Daffa kepada Andi Taufan:

Hal: Undangan Dialog Terbuka Daffa Vs Andi Taufan

Kepada Yth: Abang Andi Taufan Garuda Putra

Staf Khusus Presiden
Di tempat

Assalamu'alaikum wr. wb

Dengan hormat,

Pertama-tama saya sampaikan semoga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari Abang selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.

Salam kenal, saya Muhammad Daffa Ridwan (19 tahun) mahasiswa semester II, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Menyikapi pro-kontra surat Abang yang ditujukan kepada para camat menggunakan kop surat Sekretariat Kabinet untuk membantu program Kemendes PDTT berjudul Desa Lawan Covid-19, dimana relawan dalam program tersebut yang Abang maksud tak lain adalah relawan PT Amartha Micro Fintech (Amartha) perusahaan milik Abang sendiri.

Maka, saya bermaksud mengundang Abang untuk dialog terbuka dengan saya. Adapun tema yang saya sodorkan adalah "Bolehkah Pejabat Pemerintahan Berbisnis?".

Jika berminat, maka saya mensyaratkan dialog dilakukan secara terbuka dan diliput media massa. Tempat boleh dimana saja.

Tidak ada kepentingan apapun kecuali memberikan pemahaman kepada publik soal bagaimana mengelola negara dari perspektif hukum khususnya tentang bisnis pejabat pemerintahan yang kerap mendapat sorotan publik.

Wassalam, Jakarta 20 April 2020

Hormat Saya,
Muhammad Daffa Ridwan
.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya