Berita

Pengemudi ojek pangkalan di Tangsel segra mendapat bantuan Pemkot/RMOLBanten

Nusantara

Soal Bantuan Untuk Ojek Pangkalan, Ini Janji Pemkot Tangsel

SENIN, 20 APRIL 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam aturan PSBB sesuai Peraturan Walikota (Perwal) Tangsel nomor 13 tahun 2020 disebutkan ojek online tidak boleh membawa penumpang. Dalam aturan tersebut, ojek pangkalan juga terkena imbasnya tidak diperbolehkan membawa penumpang.

Otomatis, periuk nasi para pengemudi ojek ini pun tersendat. Mereka menjadi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah tak bisa lagi membawa penumpang.

Toh, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel tetap mendengarkan keluhan para pengemudi ojek di saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini disikapi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dengan mendata ojek pangkalan guna mendapat bantuan.


"Ojek pangkalan kita bantu juga. Melalui Dishub pendataannya. Makannya minggu depanlah. Ibu Walikota misalnya ke kecamatan A selesai langsung bantu dulu bikin Keputusan Walikota dulu, mana saja yang datanya selesai dibantu, datanya selesai, bantu gitu," terang Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Senin (20/4).

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Tangsel, Purnama Wijaya mengaku, sudah mulai pendataan bagi pengemudi ojek pangkalan yang berada di Tangsel

"Kita sekarang ini baru pendataan, kalau untuk jumlahnya berapa orangnya kita belum," kata Purnama, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Nantinya, setelah dilakukan pendataan oleh Dishub. Akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel untuk diverifikasi.

"Pendataan akan diverifikasi dengan Dinas Sosial tentunya. Jadi sekarang tugas kita mencatat semua pengemudi ojol maupun opang yang ada di Tangsel yang kena dampak Covid-19," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya