Berita

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid/RMOL

Politik

Sedang Finalisasi, Komisi I DPR Upayakan Insentif Pajak Untuk Perusahaan Pers

SENIN, 20 APRIL 2020 | 16:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mengupayakan adanya insentif pajak bagi perusahaan pers di Indonesia. Pertimbangan tersebut berkenaan dengan dampak pandemik virus corona baru atau Covid-19 di Tanah Air yang turut menimpa perusahaan pers.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama KPI dan Dewan Pers, Senin (20/4).  

Meutya Hafid menyatakan, keputusan insentif pajak bagi perusahaan pers itu diambil saat menggelar rapat terbatas (Ratas) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.  


"Kami koordinasi pada rapat dan dipituskan bahwa pers dimasukkan, perusahaan pers mendapatkan insentif," ujar Meutya Hafid.

Politisi Golkar ini menambahkan, di tengah pandemik Covid-19 ini tak sedikit perusahaan pers terganggu dari sisi ekonomi. Karena itu, perusahaan pers diupayakan bakal mendapatkan insentif pajak dari pemerintah.

"Ini masa sulit, termasuk pers. Kami sudah koordinasi dengan Dewan Pers agar perusahaan pers dapat masuk insentif pemeirntah. Karena banyak di daerah, di pusat kesulitan secara ekonomi untuk maintenance, produksi, dan karyawan," tuturnya.

"Sedang difinalisasi pers masuk dalam industri yang akan dibantu pajaknya oleh pemerintah," demikian Meutya yang pernah berkecimpung di dunia jurnalis ini.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya