Berita

Polisi saat amankan AS di kediamannya/RMOLJateng

Presisi

Maki Pemerintah Terkait Penutupan Jalan, Seorang Pemuda Di Semarang Harus Berurusan Dengan Polisi

SENIN, 20 APRIL 2020 | 16:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Resmob Polrestabes Semarang mengamankan AS (23) warga Jalan Tarupolo RT 12, Gisikdrono, Semarang Barat, Senin (20/4)

Dikutip Kantor Berita RMOLJateng, pemuda ini diamankan terkait  komentarnya perihal penutupan jalan tahap II yang dilakukan oleh pemerintah Kota Semarang yang diunggah di Facebook MIK Semar pada Sabtu kemarin (18/4).

Dalam unggahan tersebut AS mengomentari dengan kalimat, "Py to ki jan jan,e Kabeh kok ditutup, lha rakyat cilik py, Gawe aturan kok pekok banget, Takut Corona itu hal yang wajar, Tapi ojo koyo ngene juga, kabeh ditutup. Pekok,e seng nggawe aturan..Assuuuu. (Gimana sih sebenarnya, buat aturan kok goblok banget, takut corona itu hal yang wajar, tapi jangan kayak gini, semua ditutup. Gobloknya yang bikin aturan...Anjiiing)."


Pelaku sebenarnya sempat menghapus unggahan tersebut dan meminta maaf secara terbuka. Namun ternyata kasus ini tetap ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim Polrestabes Semarang.

"Ini masih kita dalami kasusnya seperti apa, jadi kita tunggu hasil pemeriksaan," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Asep Mauludin, saat dikonfirmasi, Senin (20/4).

AS diamankan Resmob Polrestabes Semarang saat sedang berada di rumahnya. Ia pasrah saat petugas hendak membawanya. Saat ditanya ia mengaku khilaf saat membalas komentar unggahan yang ia tulis.

"Atas nama pribadi saya minta maaf kepada pihak-pihak atas tulisan saya di medsos," kata AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya