Berita

Baju hazmat dari MURI untuk Tim Medis/Ist

Nusantara

Baju Hazmat Dan Masker Telah Disalurkan, MURI Berterima Kasih Ke Para Donatur

SENIN, 20 APRIL 2020 | 15:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) menyampaikan ucapan terima kasih kepada donator yang telah berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan “MURI untuk Indonesia”.

Terima kasih disampaikan lantaran hingga tanggal 19 April 2020 donasi senilai Rp 182.400.000 telah terkumpul. Donasi tersebut dikumpulkan melalui Rekening BCA 8700-2888-21 atas nama Yayasan Kebudayaan dan Kemanusiaan Jaya Suprana.

Kepada redaksi, Senin (20/4), pihak MURI menjelaskan bahwa dana tersebut telah digunakan untuk memproduksi masker kain nonmedis kepada masyarakat umum.


Selain itu juga untuk menyediakan baju hazmat dan pelindung wajah bagi tenaga medis yang berada di garda depan perlawanan Covid-19.

Dijelaskan juga bahwa MURI telah membagikan masker kain nonmedis kepada masyarakat umum, terutama kepada mereka yang kerap beraktivitas langsung di luar ruangan, seperti petugas kebersihan, petugas keamanan, dan pengendara ojek daring.

Persebaran masker kain telah dibagikan ke daerah Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Blitar, Kediri, dan kota lainnya.

Program ini dilakukan lantaran MURI melihat ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar yang tidak berimbang dengan kebutuhan. Hal ini seiring bertambahnya pasien Covid-19 dari hari ke hari.

Produksi baju hazmat dilakukan MURI dengan menggandeng Maria de Bruyn.

Sejumlah fasilitas medis yang telah menerima bantuan antara lain Puskesmas Kalibiru Bekasi, Puskesmas Perumnas Bekasi, Puskesmas Johar Baru Jakarta, RSPP Jakarta, RS Saiful Anwar Malang, RSUD Wonosari Yogyakarta, serta fasilitas kesehatan di Lampung, Kalimantan Selatan, NTB, dan NTT.

MURI terus mengajak kepada warga Indonesia untuk bisa menjadi bagian dalam donasi kemanusiaan ini dengan mengunjungi laman muri.org/muriuntukindonesia untuk mendapatkan info selengkapnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya