Berita

Para driver ojol/Net

Nusantara

Di Tengah Keterbatasan Driver Ojol Galang Gerakan Satu Gelas Beras

SENIN, 20 APRIL 2020 | 11:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Dalam keterbatasan di tengah musibah virus corona baru (Covid-19), semangat berbagi para mitra ojek online tidak padam.

Melalui gerakan Satu Gelas Beras untuk Lumbung Basecamp, para driver ojol yang tergabung dalam komunitas Elite Squad saling menguatkan satu sama lain.

Gerakan yang dipelopori oleh Ketua Umum sekaligus Pendiri Elite Squad, Hermawan ini, mampu mengumpulkan puluhan kilogram beras dan telah didonasikan ke masyarakat yang membutuhkan serta pondok pesantren.


"Total 53 basecamp Elite Squad se-Jabodetabek, sudah 46 basecamp memulai gerakan ini. Ada yang satu gelas per hari, atau seminggu sekali, sesuai kemampuan. Karena ini lumbung, nantinya saat sudah terkumpul dan benar-benar dibutuhkan, lumbung dibuka dan dibagikan," ujar Herman sapaan akrabnya, Senin (20/4).

Driver ojol menjadi salah satu pihak yang sangat terdampak akibat pandemik Covid-19, apa yang dialami ojol saat ini juga sama dengan yang dialami para pekerja harian lainnya. Meski sedang dalam keadaan sama-sama sulit, sikap saling membantu harus terus ditingkatkan.

"Kita juga susah, bukan kalangan mapan, tapi kita ingin tetap berbagi ke yang lebih membutuhkan. Ini inisiatif sederhana, tapi kalau dilakukan sama-sama bisa terkumpul banyak," ucap Herman.

Gerakan Satu Gelas Beras tersebut telah dimulai sejak awal April 2020 dan akan terus dilakukan sampai pandemik ini berakhir.

"Saya berharap sepanjang teman-teman masih medukung, masih mampu memberikan, kita jalan terus sampai pandemik berahir. Semoga pandemik ini bisa segera berakhir." harap dia.

Selain beras, Elite Squad juga mengumpulkan donasi untuk diserahkan ke pondok pesantren di Ciomas, Bogor, di mana salah satu mitra menjadi pembina. Jelas Herman, para santri belum bisa dipulangkan karena wabah ini.

Sejak didirikan tahun 2016, Elite Squad Gojek fokus pada kegiatan sosial kemanuasiaan. Saat ini terdapat 1.200 mitra yang tergabung. Telah banyak aksi sosial yang mereka lakukan bersama, khususnya saat terjadi bencana.

Seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi, salah satu mitra ojek online di Surabaya, Adi Zaenal Abidin mengaku bangga atas aksi penggalangan donasi yang dilakukan rekan sesama mitra. Dia mendapat tugas mendistribusikan bantuan sembako ke beberapa orang yang membutuhkan di Surabaya.

"Saya cuma perpanjangan tangan saja di bawah koordinator Surabaya, inisiatornya dari Jakarta. Saya bagikan ke orang-orang yang sekiranya lebih membutuhkan untuk makan. Saya bangga dengan apa yang mereka lakukan," ujar Zaenal.

Zaenal dan lima rekan lainnya yang bertugas membagikan bantuan sembako berkeliling ke beberapa titik untuk menyerahkan bantuan. Jumlah paket bantuan yang terbatas membuatnya harus teliti memilih siapa yang benar-benar membutuhkannya.

"Yang saya lakukan ini cuma gerakan kecil, ibaratnya menggarami samudera. Saya belum bisa memuasakan orang banyak, tapi saya tidak mau juga membuat orang kecewa. Saya bagikan ke penambal ban, penarik becak motor, dan beberapa rekan driver, tidak banyak," ujarnya.

Di tengah situasi sulit seperti saat ini, Zaenal mengaku mencari alternatif penghasilan dengan menjual bumbu dapur. "Ya harus cari alternatif. Orderan turun terus, rata-rata dapat cuma Rp50 ribu sehari. Saya sama istri jual bumbu dapur, seperti bawang merah, bawang putih agar bisa tetap bertahan," katanya.

Dia mengaku bangga masih banyak rekan-rekannya yang memiliki kepedulian tinggi meski kondisi sedang tidak bersahabat. Diharapkan semakin banyak pihak yang melakukan gerakan berbagi.

"Kita doakan yang terbaik, bagi bangsa kita dan semua yang terdampak. Semoga pandemik ini segera berakhir," tutup Zaenal.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya