Berita

Habib Rizieq Shihab sampaikan 10 langkah yang harus diikuti umat muslim yang bersikeras shalat Jumat di tengah pandemik corona/Net

Kesehatan

Redam Perdebatan Shalat Jumat Di Masjid, Ini 10 Pesan Khusus Habib Rizieq Shihab

SENIN, 20 APRIL 2020 | 08:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Imam Besar Habib Rizieq Shihab (HRS) mengingatkan umat muslim di Indonesia tidak larut dalam perdebatan soal pelaksanaan shalat Jumat di masjid di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19).

Hal itu disampaikan oleh HRS yang kini tengah berada di Kota Suci Makkah, seperti yang diteruskan oleh Direktur HRS Center, Abdul Chair Ramadhan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/4).

"Stop debat. Awas adu domba umat. Jangan hina ulama karena beda pendapat soal shalat Jumat. Umat Islam wajib bersatu dalam perbedaan pendapat. Ayo shalat dan munajat agar wabah segera diangkat," ucap HRS.


Menurut HRS, umat muslim yang berada di zona hijau Covid-19 untuk tetap melaksanakan shalat Jumat di masjid, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Sedang di zona merah sebaiknya untuk sementara waktu shalat Jumat di masjid agar ditiadakan. Tapi jika memang harus dilaksanakan shalat Jumat karena suatu alasan kuat dan meyakinkan, maka pelaksanaan shalat Jumatnya harus mengikuti tata cara khusus dengan pembatasan superketat," tegas HRS.

HRS berharap agar masyarakat yang bersikeras tetap ingin melaksanakan shalat Jumat di masjid untuk tidak dilarang dan dihalangi, karena dapat menimbulkan keributan besar ataupun menyebabkan fitnah.

"Tapi diarahkan, dengan syarat tetap menjaga jarak fisik dan jarak sosial (physical distancing dan social distancing), sesuai aturan medis melalui tata cara khusus dengan pembatasan superketat," jelasnya.

Agar umat muslim tak semakin bingung, HRS pun menyampaikan 10 poin yang harus ditaati jika masyarakat yang berada di zona merah Covid-19 tetap bersikeras melaksanakan shalat Jumat di masjid.

Pertama, masjid tidak hanya dibuka satu tempat, melainkan semua masjid atau mushola atau majelis yang ada di lingkungan sekitar dibuka agar jemaah tidak terkonsentrasi di satu tempat saja.

Kedua, shalat Jumat hanya diperbolehkan bagi orang dewasa yang sehat dan kuat yang berada di sekitar masjid. Warga dari luar lingkungan setempat tidak diperkenankan ikut.

"Orang sakit dan lemah serta anak-anak atau yang bersuhu badan di atas 37 derajat celcius jangan diizinkan. Karenanya, siapkan alat pengukur suhu badan," terangnya.

Ketiga, jumlah jemaah shalat Jumat harus dibatasi maksimal 40 orang, sesuai syariat pelaksanaan shalat Jumat.

"Sehingga jika sudah mencapai batas tersebut, maka tidak boleh ada yang masuk lagi. Waktu pelaksanaan ibadah Jumat juga harus dibatasi, sehingga yang terlambat jangan diizinkan masuk, dan jika sudah selesai maka segera bubar pulang dengan tertib dan teratur," terangnya.

Selanjutnya, setiap masjid harus disediakan bilik disinfektan di setiap gerbang agar jemaah yang masuk bisa disterilkan dengan menggunakan bahan yang suci dan aman untuk tubuh manusia.

"Sediakan juga sabun dan hand sanitizer dari bahan suci dan aman untuk jemaah. Dan pastikan yang sedang batuk atau pilek jangan izinkan masuk ke masjid/mushola/majelis, apalagi yang sedang sakit. Tapi arahkan shalat dan istirahat di rumahnya," bebernya.

Keenam, semua karpet masjid yang digunakan untuk digulung dan dibersihkan. Baik lantai, dinding, tiang masjid, WC, tempat wudhu dan lainnya sebelum maupun sesudah masjid digunakan untuk shalat Jumat.

Ketujuh, jwmaah diharuskan berwudhu dari rumah masing-masing, memakai masker dan membawa sajadah atau alas shalat sendiri. Shaf shalat pun harus berjarak sesuai aturan medis serta meniadakan salaman antarjamaah. Untuk zikir dan doa harus dipersingkat dan segera bubar dengan tertib dan jaga jarak.

"Jangan lupa saat keluar dari rumah dan masuk atau keluar masjid atau mushola atau majelis baca doa yang diajarkan Nabi SAW, dan banyak-banyak istighfar dan shalawat serta bersedekah, lalu berlindung dan tawakal kepada Allah SWT," ungkap HRS.

Selain itu, pengurus masjid maupun pengurus lingkungan harus meminta bantuan TNI-Polri serta Ormas Islam untuk menjaga masjid dan mengatur serta menertibkan jemaah sejak datang dan pulang.

Terakhir, lanjut HRS, semua langkah yang sudah dijelaskan harus dikoordinasikan dan dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah setempat.

"Jika kesepuluh langkah pembatasan di atas bisa dilaksanakan dengan ketat, rapih, dan tertib, maka silakan laksanakan shalat Jumat di masjid/mushola/majelis. Dan siapapun tidak berhak untuk melarang atau menghalanginya. Namun jika tidak mampu melaksanakan kesepuluh langkah tersebut, maka jangan nekat mempertaruhkan keselamatan jiwa masyarakat, sehingga sebaiknya tetap shalat Jumat/Zuhur di rumah masing-masing," tegas HRS.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya