Berita

Ruang isolasi/Net

Kesehatan

Jadi Rujukan Covid-19, RS UNS Pastikan Hasil Laboratorium Keluar Kurang Dari 24 Jam

SENIN, 20 APRIL 2020 | 03:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

RS UNS, Pabelan, Sukoharjo, resmi menjadi rujukan pasien Covid-19 dengan menyiapkan 10 ruangan bertekanan negatif dan 2 ruangan isolasi instensif. Total bisa menampung 42 pasien.

"Kesiapan RS UNS juga didukung laboratorium yang bisa mendiagnosa hasil lab dalam waktu 24 jam. Tidak perlu menunggu berhari hari, pasien bisa diketahui positif atau negatif," kata Hartono, Direktur RS UNS, dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (19/4).

Laboratorium RS UNS, kata Hartono, bisa menyelesaikan 100 sampel tiap hari, dengan kecepatan waktu diagnosis bisa mempercepat penanganan dan masa perawatan.


Kesiapan lain, lanjutnya, dibentuk tim medis Covid-19 khusus berjumlah 24 orang, dipimpin Reviono. Juga didukung satgas Covid-19 dari berbagai profesi sebanyak 100 orang.

Dijelaskan Hartono, RS UNS menyiapkan satu lantai khusus yakni di lantai 5 untuk penangnan pasien Covid-19. Semua ruangan didesain khusus, mulai dari pintu pasien dengan lift khusus dan pintu perawat yang berbeda.

Ada ruangan triage atau observasi untuk pasien yang baru datang akan dipilah apakah termasuk ODP atau sudah PDP.

Ada ruangan khusus menunggu hasil swab, ruangan perawatan pasien dengan gejala khusus seperti ICU, ruangan untuk melahirkan bagi pasien yang hamil.

"Utamanya seluruh ruangan di desain dengan pengaturan suhu, cahaya dan udara yang positif," imbuhnya.

Bahkan pintu dibuat berlapis empat dengan sistem pengaturan arah angin. Semua ruangan ada alat sterilisasi udara HEPA filter.

Diketahui saat ini RS UNS sedang merawat tiga pasien isolasi, satu dinyatakan positif dan dua status PDP.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya