Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Data 18 April, Dari 45 Ribu Penduduk Diperiksa, Ada 33.174 Orang Negatif Covid-19

SABTU, 18 APRIL 2020 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah lewat Jurubicara penanganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto menyampaikan bahwa sejak Jumat (17/4) kemarin hingga Sabtu (18/4) hari ini sebanyak 3 ribu sampel berhasil diperiksa.

Jumlah tersebut menggenapi total sampel atau penduduk yang sudah diperiksa hingga hari ini, yaitu sebanyak 45 ribu sampel. Sementara kemarin, sampel yang diperiksa baru sebanyak 42 ribu sampel.

"Bahwa kita sudah melakukan pemeriksaan spesimen lebih di 45 ribu spesimen," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/4).


Adapun dari total tersebut, pemerintah baru mendapatkan hasil pemeriksaan dari 39 ribu sampel. Yang mana diantaranya, terdapat 6.248 penduduk terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara sisanya, yaitu 33.174 penduduk teridentifikasi negatif.

Tak hanya itu, hingga hari ini juga tercatat total orang yang masuk kategori dalam pemantauan, atau biasa diaebut ODP, juga bertambah. Dari sebelumnya 173 ribu orang menjadi 176 ribu orang. Selain itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah sebanyak 12 ribu.

"Adapun kasus sembuh 631 orang, dan kasus meninggal 535 orang," tambah Achmad Yurianto.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya