Berita

Said Aqil Siroj pantau rapid test/Net

Nusantara

Bantu Warga Jagakarsa, Ketum PBNU Minta Takbir Keliling Ramadan Ditiadakan

SABTU, 18 APRIL 2020 | 15:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ikhtiar pencegahan dan penanganan wabah virus corona baru (Covid-19) terus dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Satgas NU Peduli Cegah Covid-19.

Sabtu pagi (18/4), Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj bersama Satgas NU Peduli membagikan hand sanitizer kepada para pengguna jalan dan menyalurkan sembako untuk masyarakat di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Selain itu, Satgas NU Peduli juga melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah tersebut serta memberikan fasilitas kepada masyarakat setempat untuk melakukan rapid test di kediaman Kiai Said, Kelurahan Ciganjur, Jagakarsa.


Kiai Said menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh NU adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah pagebluk corona.

"Tim Satgas NU Peduli Cegah Covid-19 dari PBNU, berusaha melakukan pencegahan dan penanganan corona. PBNU melalui Satgas sudah melakukannya di 58 ribu titik di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan ini merupakan langkah yang positif, ikhtiar atau usaha yang maksimal, dengan harapan Allah mengangkat wabah virus corona," ujar pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah, Ciganjur, tersebut di kediamannya.

"Mari memohon kepada Allah agar corona diangkat di bulan suci Ramadhan dan kita bisa menjalani ibadah tarawih, tadarus, puasa satu bulan dengan khusyuk dan hudhur," harapnya.

Pandemik Covid-19, kata Kiai Said, mudah-mudahan selesai. Jika belum selesai, lanjutnya, tetap harus ikhtiar dengan mengikuti imbauan pemerintah dan juga PBNU.

"Takbir keliling tidak usah. Yang dari Jakarta tidak usah mudik, demi menjaga keselamatan. PBNU pun menghimbau agar shalat Tarawih di rumah masing-masing. Tidak mengurangi pahala, karena sama-sama ibadah. Ikhtiar menjaga kesehatan dan keselamatan juga perintah Allah," ucapnya.

Usai menyampaikan sambutannya, Kiai Said menyerahkan bantuan sembako secara simbolik kepada warga setempat.

Wakil Camat Jagakarsa, Ahmad Gozali, menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 oleh PBNU.

"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketum PBNU, yang pada hari ini di kediaman beliau dilakukan pencegahan dan penanganan Covid-19. Ada ratusan warga di Kelurahan Ciganjur dan Cipedak yang menerima bantuan," ucap Gozali.

Menurutnya, selain warga secara umum, terdapat juga para marbot yang menerima bantuan.

"Pembagian sembako sangat bermanfaat untuk masyarakat. Dampak sosial ekonomi dirasakan betul oleh masyarakat. Semuanya terdampak. Pemberian sembako dari PBNU sangat bermanfaat. Sekali lagi terima kasih," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Polres Jakarta Selatan yang hadir pada kesempatan itu, mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk dari membangun empati dan ikatan sosial antar-masyarakat.

"Kami sangat apresiasi. Ini membangun empati masyarakat, dan setiap warga masyarakat saling membantu. Ada social bonding," jelas Wakapolres Jakarta Selatan, AKBP Choiron El Atiq.

Pada kesempatan itu hadir pula Ketua PBNU Bidang Kesehatan yang juga Pembina Satgas NU Peduli Cegah Covid-19, dr Syahrizal Syarif, serta jajaran tim Satgas NU Peduli dari LPBINU, LKNU, dan NU Care-LAZISNU.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya