Berita

Foto:Rep

Politik

Tidak Perlu Survei-surveian, Yang Dihadapi Adalah Virus Corona Bukan Mau Pemilu

SABTU, 18 APRIL 2020 | 09:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Lembaga survei seharusnya ikut membantu secara nyata beban masyarakat di tengah pendemik Covid-19 di Indonesia.

Bukan malah membuat survei bagaimana kinerja pemerintah, dan membanding-bandingkan apa yang sudah dikerjakan oleh kepala daerah.

Demikian disampaikan praktisi multimedia telematika dan pemerhati public health, Roy Suryo lewat akun Twitter @KRMTRoySuryo2, Sabtu (18/4).


"Di saat-saat #BersatuLawanCorona seperti sekarang ini yang diperlukan bukanlah survei-survei beginian, tetapi aksi nyata dari pemerintah yang benar-benar merata dan dirasakan masyarakat," kata Roy Suryo.

"Lembaga-lembaga survei juga sebaiknya kerjakan hal lebih bermutu, kita lagi menghadapi Covid-19 bukan mau pemilu," lanjut mantan Menpora ini.

Jumat kemarin (17/4), lembaga survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis survei terbaru bahwa 52 persen warga menilai pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin cepat dalam menangani Covid-19. Sementara 41 persen lainnya menilai pemerintah cenderung lambat.

Sedangkan dari survei di sejumlah provinsi, Jateng dianggap tercepat dalam penanganan Covid-19 dengan persentase 73 persen, disusul Jatim 68 persen, dan Jakarta 62 persen. Sementara yang dianggap lambat menangani yakni Banten dan Sulsel sebesar 50 persen dan Jabar 49 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya