Berita

Presiden Kamerun/Net

Dunia

Menghilang Sekian Minggu, Presiden Kamerun Muncul Lagi Dalam Pertemuan Dengan Duta Besar Prancis

SABTU, 18 APRIL 2020 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sekian lama menghilang dari hadapan publik, Presiden Kamerun Paul Biya muncul di depan umum pada saat warga menanyakan keberadaannya.

Kemunculannya terlihat dalam unggahan fotonya di akun Twitter serta keterangan bahwa ia baru saja menerima kunjungan duta besar Prancis Christophe Guilhou di kepresidenan.

“Diskusi yang bermanfaat dengan Tuan Christophe Guilhou, Duta Besar Prancis untuk Kamerun siang ini di Istana Persatuan. Fokus diberikan pada perjuangan kami melawan pandemi coronavirus di Kamerun, Prancis dan dunia,” tulisnya dalam  unggahan foto pada Twitter.


Ia sendiri belum secara pribadi berpidato di Kamerun tentang upaya penanganan pandemik.

Duta Besar Prancis telah mengkonfirmasi pertemuan dengan Biya juga melalui Twitter. Dia membenarkan topik pembicaraan dan menekankan bahwa Prancis berdampingan dengan Kamerun dalam perang melawan virus.

Kamerun adalah negara paling terkena dampak di Afrika Tengah dengan hampir 1.000 kasus per Jumat (17/4) dan angka mencapai 22.

Pada awal April, satu bulan setelah kasus pertama Covid-19 tercatat, orang Kamerun melakukan kampanye media sosial yang menuntut agar Paul Biya berbicara kepada bangsa itu seperti halnya seorang kepala negara.

Selain kepayahan karena virus corona, Kamerun juga terlibat dalam dua konflik kekerasan, satu melawan teroris Boko Haram di utara, yang lain melawan separatis berbahasa Inggris di barat. Para separatis dilaporkan mengumumkan gencatan senjata di tengah penyebaran virus.

Tapi ada satu set petarung baru. Para pejuang di front baru adalah dokter dan perawat yang sangat kekurangan masker dan ventilator.

Dalam tweet yang ia posting pada hari ini, Sabtu (18/4) Biya mengucapkan terima kasih atas bantuan Perancis.

“Kamerun berterima kasih atas dukungan Prancis yang membantu dalam perang melawan Covid-19. Hari ini, Duta Besar @ChrisGuilhou  memberi saya sumbangan signifikan gel hidroalkohol untuk melindungi populasi kita, dan banyak lagi,” tulis Biya dalam akun @CameroonPm237 yang dikutip redaksi RMOL, Sabtu (18/4).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya