Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Update Covid-19 Purwakarta: Positif 4, ODP 155, PDP 21, Meninggal 0

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta kembali merilis perkembangan warga yang terpapar Covid-19 di wilayah tersebut hingga Jumat, 17 April 2020.

Jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan mengatakan, hingga Jumat (17/4) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Hari ini ODP menjadi 155 orang, PDP 21 orang, dan Positif tetap 4 orang, meninggal dunia nihil,” kata Deni, Jumat (17/4), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Gugus Tugas juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi wabah yang sudah menjadi pandemik global ini.

Sejumlah langkah antisipasi terus dilakukan oleh jajaran Pemkab Purwakarta melalui gugus tugas Covid-19. Di antaranya Dinas Kesehatan tetap melakukan rapid test (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan) bagi yang kontak erat dengan pasien dalam pengawasan.

Selain itu, untuk sisi pencegahan yang bersipat kewilayahan, kata dia, penertiban di sejumlah ruas jalan telah dilakukan. Di antaranya Jalan Veteran, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Ipik Gandamanah yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainnya.

Selain itu, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya, Gugus Tugas juga melakukan penutupan jalan dan arus lalulintas di Jalan Veteran (Taman Pembaharuan), Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan RE Martadinata (Pertigaan Suryo), ditambah kawasan Situ Buleud.

Penutupan jalan tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari. Mulai hari ini hingga Minggu (19/4), antara pukul 17.00-24.00 WIB.

“Kami juga mengimbau agar warga tetap melaksanakan anjuran pemerintah yaitu physical dan social distancing, agar tetap aman terhindar penularan Covid-19,” demikian Deni Darmawan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya