Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Kalbe Farma Beri Bantuan Tes PCR Gratis Senilai Rp 25 Miliar

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mendapatkan bantuan dari salah satu perusahaan swasta, khususnya yang bergerak di bidang medis yaitu PT Kalbe Farma.

Dalam jumpa pers virtual yang digelar di Graha BNPB, Dirut Utama PT Kalbe Farma, Johan Parulian, memberikan bantuan senilai Rp 25 miliar kepada gugus tugas. Namun, yang diberikan tidak secara cash, melainkan melalui bentuk tes PCR gratis.

"Yang akan kami berikan dalam bentuk tes PCR, yang kita sediakan saat ini 5.000 tes, yang akan kami lakukan di laboratorium kami, Kalgen Innolab," ujar Johan Parulian, Kamis (16/4).


Pemeriksaan PCR gratis yang diberikan Kalbe Farma bukan berarti melakukan tes terhadap masyarakat. Melainkan, menguji sampel yang dilakukan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Ini akan kami layani secara cuma-cuma untuk rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya," jelas Johan Parulian.

Selain itu, perusahaan ini juga akan memasok obat-obatan, multivitamin, ribuan alat pelindung diri (APD) dan juga masker medis, untuk keperluan penanganan Covid-19 di RS rujukan di seluruh wilayah Indonesia.

"Sebanyak 20 ribu APD dan masker sebanyak 1 juta, vitamin, serta obat-obatan produk kami sendiri juga akan disumbangkan ke rumah sakit di berbagai daerah," ungkap Johan Parulian.

Sementara, bantuan yang diberikan langsung untuk masyarakat ialah menggratiskan rapid test melalui aplikasi telemedicine.

"Rapid test sebanyak 10 ribu yang akan kami lakukan juga secara gratis melalui aplikasi Klik Dokter, bekerja sama dengan rumah sakit rujukan di Jakarta," kata Johan Parulian.

"Untuk penderita yang positif itu akan dilanjutkan dengan uji antigen," pungkasnya. 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya