Berita

Ilustrasi tes PCR/Net

Kesehatan

Pemeriksaan PCR Capai 33.678 Sampel, 26.789 Negatif Dan 4.839 Positif

SELASA, 14 APRIL 2020 | 22:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto kembali menyampaikan perkembangan terkini data perolehan angka tes PCR (Polymerase Chain Reaction) di seluruh wilayah Indonesia.

Hingga hari ini, ia mengklaim sebanyak 33.678 penduduk sudah diambil sampel antigennya untuk pemeriksaan PCR di 32 Laboratorium yang sudah beroperasi.

"Pada hari ini untuk pengujian antigen berbasis real time PCR, kita laksanakan di lebih dari 32 laboratorium. Ada 33.678 spesimen yang sudah diperiksa," ungkap Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual yang berlangsung di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (14/4).


Dari total 33.678 spesimen yang diambil, sebanyak 26.789 sampel dinyatakan negatif. Kemudian, sebanyak 4.839 sampel terkonfirmasi positif terjangkit viris corona jenis baru ini.

Sementara untuk sisanya, yakni sebanyak 2.050 sampel, Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes ini tidak menerangkan lebih lanjut.

Hal ini pun sudah dikonfirmasi oleh Kantor Berita Politik RMOL lewat pesan singkat kepada Achmad Yurianto. Namun sayangnya, ia belum menjawab hasil pemeriksaan PCR dari 2.050 sampel tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya