Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Stok PMI Menipis, Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Prajurit Donor Darah

SELASA, 14 APRIL 2020 | 21:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pandemik virus corona atau Covid-19 di Indonesia telah menjangkiti 4.839 penduduk yang tersebar di seluruh provinsi, mengakibatkan ketersediaan stok darah PMI semakin menipis.

Mengetahui hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menginstruksikan ke seluruh jajaran TNI AD untuk bekerja sama dengan PMI melakukan kegiatan donor darah.

Kali ini, giliran prajurit dari Direktorat Zeni Angkatan Darat (Ditziad) mendonorkan darahnya untuk mengisi stok kantong darah PMI. Kegiatan yang berlangsung di Graha Zeni, dipimpin langsung Dirziad Brigjen TNI M. Munib.


“Kegiatan donor darah ini diikuti oleh prajurit Ditziad, Menzikon (Resimen Zeni Kontruksi), Batalyon Zeni Konstruksi (Yon Zikon) 11, 13, dan 14,” ujar Brigjen TNI M. Munib.

Munib menambahkan, TNI AD siap membantu PMI yang mengalami kekurangan stok kantung darah dengan mengerahkan prajurit untuk mendonorkan darahnya.

“Hari ini PMI membawa sekitar 150 kantung, semoga dapat terisi semua, karena PMI membutuhkan 1200 kantung darah setiap harinya,” terangnya.

Setelah mendonorkan darahnya, ia berpesan kepada para prajurit untuk tidak ragu dan takut saat melakukan donor darah. Menurutnya, dengan donor darah membuat tubuh sehat secara jasmani juga rohani.

“Donor darah sangat bermanfaat bagi lingkungan, orang lain, dan yang terpenting bagi diri sendiri agar semakin sehat,” ucapnya.

Dirinya berpesan kepada tim medis yang tengah berjuang mengatasi pasien corona untuk tetap semangat. TNI AD bersama kalian. Tak hanya itu, ia juga berharap para prajurit TNI AD yang bertugas di Wisma Atlet dan RSPAD dapat menjalani tugasnya dengan baik hingga wabah Covid-19 berakhir.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya