Berita

Jurubicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Diungkap, ODP Di Seluruh Indonesia Capai 139.137 Orang, PDP 10.482 Orang

SELASA, 14 APRIL 2020 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah melalui Jurubicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkap jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Achmad Yurianto mengatakan, data yang disampaikan merupakan hasil integrasi data dengan seluruh daerah.

"Mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan seterusnya sampai ke pusat berada dalam satu sistem, berada dalam satu kendali data, berada dalam satu jaring data," ungkapnya dalam jumpa pers virtual yang dilaksanakan di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (14/4).


"Seluruhnya bisa kita lihat dan bisa kita akses secara terbuka. Bisa dilihat juga secara lebih transparan," sambung Achmad Yurianto.

Berdasarkan catatannya, kelompok ODP yang ada di seluruh Indonesia sudah sebanyak 139.137 orang. Sementara untuk pasien yang masuk kategori PDP sudah sebanyak 10.482 orang.

Lebih lanjut, Achmad Yurianto meminta kerja sama yang baik kepada masyarakat untuk meminimalisir potensi penularan di masyarakat. Sebab sebagian dari 139.137 ODP dirawat di rumah atau menjalani isolasi mandiri.

"Inilah yang kemudian menjadi perhatian besar kita karena tidak menutup kemungkinan dari saudara-saudara kita yang masuk dalam pemantauan dengan kondisi yang tidak sakit, berpotensi menjadi sumber penularan apabila tidak segera dirawat dengan baik," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya