Berita

Anggota Fraksi PKS, Adang Daradjatun/Net

Politik

Giliran PKS Tolak Bahas RUU Ciptaker, Adang Daradjatun: Kesannya Seperti Cari-cari Kesempatan

SELASA, 14 APRIL 2020 | 17:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tegas meminta Badan Legislasi DPR RI menunda pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja (Ciptaker). Sebab RUU kontroversial itu dinilai bukan menjadi prioritas saat pandemik virus corona.

Begitu disampaikan anggota Fraksi PKS, Adang Daradjatun saat Rapat Kerja (Raker) Baleg DPR RI bersama pemerintah, Selasa (14/4).  

"Ada kontroversi di masyarakat, idealnya dibahas setelah masukan masyarakat, maka DIM (daftar inventarisasi masalah) fraksi-fraksi setelah mendengar masyarakat. Maka, urgensi Omnibus Law tidak priorotas," kata Adang Daradjatun.


Menurut dia, jika pemerintah termasuk DPR dalam hal ini Baleg tetap memaksakan pembahasan Omnibus Law RUU Ciptaker, maka sama halnya tidak memiliki rasa belas kasih terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. Bahkan, kata Adang Daradjatun, akan timbul kesan pembahasan RUU tersebut mencari kesempatan di tengah pandemik corona.

"Kalau dilanjutkan maka enggak ada empati dan memanfaatkan situasi. Berdasarkan catatan itu, kami keberatan Omnibus Law Ciptaker dan meminta penundaan hingga presiden mengumumkan Covid-19 berakhir," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya