Berita

Lambang RRI/Net

Politik

RRI Ikut Buat Program Belajar Di Rumah, Ini Jadwalnya

SELASA, 14 APRIL 2020 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Program belajar dari rumah yang diterapkan pemerintah selama masa Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) didukung oleh sejumlah lembaga penyiaran pemerintah.

Pada Senin (13/4) kemarin, Televisi Republik Indonesia (TVRI) sudah mulai menayangkan siaran belajar dari rumah. Kini, Radio Republik Indonesia (RRI) turut ambil bagian dalam program ini.

Direktur Utama LPP RRI M Rohanudin mengatakan, RRI menghadirkan program siaran khusus untuk mengedukasi masyarakat mengenai isu Covid-19.


Siaran yang dijadwalkan berlangsung setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 10.00 hingga 11.00 waktu setempat, dibalut dengan tema "Belajar di RRI". Menariknya, program siaran ini menghadirkan para guru sekolah untuk mengajar di siaran radio.

“Bahkan yang menarik ada seorang murid menyatakan kangen pada ibu gurunya (saat mendengarkan program ini). Ini merupakan suatu ekspresi yang menunjukkan bahwa radio memiliki peran imajinatif yang tinggi,” ujar M Rohanudin di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (14/4).

Melalui program belajar yang dihadikan RRI, Rohanudin berharap masyarakat bisa memanfaatkannya secara maksimal. Sebab, radio ia anggap sebagai cara efektif dan interaktif untuk belajar. Karena kelebihan radio yang auditif dapat menghidupkan theater of mind anak-anak sekolah.

“Program ‘Belajar di RRI’ adalah strategi menjalin hubungan emosional guru dan murid tetap mesra dalam situasi belajar dari rumah,” kata dia.

Sejak dimulainya program tersebut pada 26 Maret hingga 9 April 2020 lalu, Rohanudin mengklaim sebanyak 715 sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA sudah berpartisipasi dalam program “Belajar di RRI”.

Adapun untuk kanal medianya, RRI juga menyediakan siaran paralel via YouTube di masing-masing satuan kerja RRI di daerah.

“Misalnya RRI Padang, yang mencatat bahwa dalam sekali siaran dapat diikuti lebih dari 8.000 pengakses YouTube,” pungkas Rohanudin.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya