Berita

Uji coba vaksin corona pada manusia/Net

Dunia

WHO: 70 Vaksin Covid-19 Tengah Dikembangkan, Tiga Di Antaranya Jadi Andalan

SENIN, 13 APRIL 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 70 vaksin tengah dikembangkan secara global. Di mana tiga di antaranya mulai diuji coba pada manusia.

Tiga vaksin yang tengah diuji coba pada manusia adalah vaksin yang dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc., Moderna Inc., dan Inovio Pharmaceuticals Inc..

Berdasarkan dokemen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seperti dilansir Bloomberg, yang terdepan dalam proses klinis adalah CanSino Biologics dari Hong Kong dan Beijing Institute of Biotechnology. Vaksin eksperimental tersebut saat ini berada dalam Fase 2.


Sementara Moderna dan Inovio Pharmaceuticals merupakan perusahaan farmasi milik Amerika Serikat.

Pada bulan lalu, CanSino mengatakan mereka telah menerima persetujuan dari pemerintah China untuk mulai melakukan uji coba vaksin pada manusia.

Moderna yang berbasis di Cambridge, Massachusetts juga telah menerima persetujuan regulator untuk bergerak cepat ke uji coba pada manusia pada Maret. Namun mereka melewatkan uji coba pada hewan yang seharusnya terlebih dahulu dilakukan untuk mengembangkan vaksin.

Yang terbaru, Inovio yang memulai uji coba pada manusia pada pekan lalu.

Menurut WHO, pengembangan vaksin untuk virus corona baru atau SARS-CoV-2 merupakan kemajuan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Karena pada dasarnya, pengembangan vaksin karena patogen infeksius biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 tahun.

Namun saat ini, banyak pihak yang optimis vaksin tersebut bisa meluncur ke pasaran pada tahun depan.

Sekarang, semua industri obat besar dan kecil tengah berlomba untuk mendapatkan vaksin yang sangat dibutuhkan oleh dunia. Mereka berlomba mencari vaksin yang paling efektif dan efisien.

Misalnya saja perusahaan farmasi raksasa sekelas Pfizer Inc. dan Sanofi yang saat ini sudah memiliki kandidat vaksin yang memasuki tahap praklinis.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya