Berita

AirAsia/Net

Dunia

Dampak Corona, Gaji Staf AirAsia Dipotong Hingga 75 Persen

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 14:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pendiri maskapai asal Malaysia, AirAsia Group, Tony Fernandes mengaku tidak akan menerima gaji dan stafnya pun telah setuju untuk pemotongan gaji karena dampak dari wabah virus corona baru.

Hal itu Fernandes sampaikan dalam akun Instagramnya pada Sabtu malam (11/4) seperti dimuat CNA.

"(Saya) dan CEO Kamarudin Meranun tidak akan menerima gaji selama periode ini," tulisnya.


Selain itu, semua staf di bawah naungan AirAsia Group juga telah menerima pemotongan gaji mulai 15 hingga 75 persen, tergantung pada berapa lama mereka bekerja sebagai langkah bersama untuk menangani wabah.

Menurut Fernandes, AirAsia saat ini tidak memiliki pemasukan di mana 96 persen armadanya juga dikandangkan.

Kendati begitu, tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh maskapai murah ini terhadap stafnya seperti yang dilakukan beberapa maskapai lain.

"Kami masih memiliki komitmen keuangan berkelanjutan yang signifikan seperti pemasok bahan bakar dan agen penyewaan," katanya.

Untuk mempertahankan diri, AirAsia juga meminta konsumen untuk menerima penawaran kredit bagi jadwal penerbangan yang dibatalkan alih-alih pengembalian uang.

Sejak Maret, AirAsia telah menangguhkan sebagian besar penerbangannya dan mengandangkan sebagian besar pesawatnya di pusat Kuala Lumpur sampai 31 Mei.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya