Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Di Basilika Santo Petrus Yang Sepi, Paus Fransiskus Serukan Agar Jangan Menyerah Pada Ketakutan

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah pemandangan berbeda terjadi di Basilika Santo Petrus. Untuk pertama kalinya, Misa Paskah kosong, tidak dihadiri jemaah karena seruan untuk tinggal di rumah guna menghentikan penyebaran virus corona baru.

Dipimpin oleh Paus Fransiskus, gereja yang biasanya dipenuhi oleh sekitar 10 ribu orang tersebut hanya dihadiri oleh dua lusin, termasuk beberapa pelayan alter dan paduan suara yang lebih sedikit dari biasanya.

Sabtu malam (11/4), perayaan Misa Paskah kali ini begitu sepi dan tidak diisi dengan upacara tradisional seperti pembaptisan.


Di sana, Paus mendesak agar umat manusia tidak menyerah pada rasa takut dan berfokus pada pesan harapan.

Sesuai dengan peringatan Paskah, Paus menjelaskan kisal Injil tentang para wanita yang menemukan kuburan Yesus kosong, di mana ia diyakini bangkit dari kematian.

“Lalu juga, ada ketakutan tentang masa depan dan semua yang perlu dibangun kembali. Kenangan yang menyakitkan, sebuah harapan yang terpotong. Bagi mereka, juga bagi kami, itu adalah saat yang paling gelap," kata Paus.

Di negara-negara di seluruh dunia, umat Katolik juga mengikuti misa kepausan atau misa yang disampaikan oleh para imam melalui siaran televisi dan internet.

“Jangan takut, jangan menyerah pada rasa takut. Ini adalah pesan harapan. Itu ditujukan kepada kita, hari ini. Inilah kata-kata yang diulangi Tuhan kepada kami malam ini juga," lanjutnya seperti dilansir Reuters.

“Mari kita heningkan tangisan, tidak ada lagi perang! Semoga kita menghentikan produksi dan perdagangan senjata, karena kita membutuhkan roti, bukan senjata,” ajak Paus.

Seperti halnya Misa Maskah, Paus juga akan menyampaikan "Urbi et Orbi" pada Minggu (12/4) tanpa adanya jemaah.

Misa Minggu Paskah biasanya menarik hingga 100.000 orang di Lapangan Santo Petrus. Tahun ini, akan diadakan di dalam gereja dengan jemaat simbolis kurang dari 20 orang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya