Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Di Tengah Kegalauan, Ilmuan Inggris Optimis Vaksin Covid-19 Siap 5 Bulan Lagi

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 08:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketakutan akan munculnya gelombang baru dari infeksi virus corona baru membuat banyak orang menyimpulkan bahwa satu-satunya jalan keluar dari pandemik Covid-19 adalah vaksin.

Sayangnya, para ilmuan di seluruh dunia memperkirakan membutuhkan waktu hingga 18 bulan sampai vaksin untuk virus corona baru atau SARS-CoV-2 benar-benar siap dan efektif.

Sebelum itu, semua orang harus tetap melakukan pencegahan dengan menjaga jarak hingga lockdown yang sangat berdampak bagi ekonomi.


Adalah Sarah Gilbert, seorang profesor vaksinasi di Universitas Oxford yang memunculkan harapan baru bagi dunia.

Gilbert mengatakan pada The Times bahwa ia "80 persen percaya diri" vaksin yang ia dan timnya kerjakan bisa siap pada musim gugur tahun ini atau September 2020.

"Saya pikir ada kemungkinan besar bahwa itu akan berhasil berdasarkan pada hal-hal lain yang telah kami lakukan dengan jenis vaksin ini," ujar Gilbert seperti dimuat Sputnik.

"Ini bukan hanya dugaan dan karena setiap pekan kami berlalu, kami memiliki lebih banyak data untuk dilihat. Saya akan menggunakan 80 persen, itulah pandangan pribadi saya," lanjutnya.

Tim Gilbert sendiri bekerja 7 hari dalam sepekan untuk mendapatkan vaksin melalui tahap pengembangan.

Kendati begitu, akademisi Oxford itu juga memperingatkan, tidak ada yang bisa menjanjikan vaksin itu akan berhasil.

Menurut The Times, tim Gilbert akan memulai uji coba vaksin pada manusia dalam waktu 2 pekan ke depan, menjadikannya salah satu pengembangan vaksin tercepat di dunia.

Jika uji coba ini berhasil, pemerintah Inggris menyatakan bersedia untuk memberikan dana guna mempercepat proses penelitian.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya