Berita

Airlanga Hartarto/RMOL

Politik

Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka, Airlangga Hartarto: Juga Untuk Pekerja Yang Di-PHK Serta UMKM

SABTU, 11 APRIL 2020 | 23:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Program Kartu Prakerja yang sejak Pemilu 2019 kemarin digaungkan Presiden Joko Widodo akhirnya segera terlihat 'wujudnya'.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, membuka pendaftaran ini secara resmi dalam jumpa pers, yang digelar via teleconference pada Sabtu malam (11/4).

Dalam pemaparannya, Ketua Umum Partai Golkar ini menyampaikan, Program Kartu Prakerja yang mulai dibuka pendaftarannya pada Minggu (12/4) pukul 00.00 WIB ini, bisa diakses oleh masyarakat dengan beberapa kategori.


Yaitu untuk Warga Negara Indonesia (WNI) berumur 18 tahun ke atas, belum mendapatkan pekerjaan, dan tidak sedang menempa pendidikan (berkuliah). Namun, Pemerintah juga membuka kesempatan bagi WNI yang kehilangan pekerjaan atau kena PHK akibat pandemik corona.

"Kami juga mengajak para pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan," begitu Airlangga Hartarto menyatakan.

Selain para pekerja yang di-PHK dan atau dirumahkan, pemerintah juga membuka pendaftaran Kartu Prakerja ini untuk para pelaku usaha skala kecil dan menengah, yang terdampak wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Dan para pelaku usaha mikro maupun kecil (UMKM) yang tutup usaha karena dampak pandemik Covid-19," Airlangga Hartarto menjelaskan.

Dengan begitu, Airlangga menekankan, program Kartu Prakerja yang mulai dibuka pendaftarannya ini tidak bertujuan hanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Tetapi juga untuk membantu meringankan beban biaya hidup masyarakat dalam menghadapi pandemik virus corona.

"Utamanya membantu daya beli, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan kata lain, kartu prakerja ini juga berfungsi sebagai instrumen untuk menyalurkan bantuan sosial atau jaring pengaman sosial," demikian Airlangga Hartarto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya