Berita

Penangkapan kapal ikan asing/Net

Politik

Lima Kapal Asing Pencuri Ikan Diamankan, Menteri Eddy: Walau Pandemi Covid-19, Kita Tetap Siaga

SABTU, 11 APRIL 2020 | 21:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap lima kapal asing pencuri ikan di laut milik Republik Indonesia.

Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan, meski situasi negara tengah melawan pandemi Covid-19, jajaranya tetap siaga menjaga perairan dan laut yang berada dalam teritori Indonesia.

“Seluruh tanggung jawab Kementerian KKP tetep kami laksanakan meskipun kita sedang dilanda wabah Covid-19, kita tidak mau ada pihak-pihak yang memanfaatkan kondisi ini, dengan merugikan negara kita termasuk pencurian ikan oleh kapal-kapal asing ini,” kata Edhy dalam keteranganya, Sabtu (11/4).


Untuk itu, Edhy mengingatkan jajaranya tidak boleh sama sekali lengah. Dia telah menginstruksikan jajaranya tetap siaga melalukan kegiatan pengawasan dan harus semakin ditingkatkan.

“Dan Alhamdulillah hari ini pengawas perikanan dari KKP menangkap lima kapal ikan asing,” pungkas Edhy.

Sepanjang hari ini (Sabtu,11/4) Kapal Pengawas (KP) Orca milik KKP melalukan operasi pengawasan.

Dalam operasi ini, KP 01 Orca berhasil menangkap dua kapal ikan KM. BV 93128 berukuran 65 GT dan KM BV 92474 TS berbendera Vietnam lengkap dengan peralatan tangkap ikan dan pair trawl (kapal bantu) di Laut Natuna Utara. Enam orang ABK WNA Vietnam termasuk nahkoda diamankan.

Kemudian, KP 02 Orca menangkap dua kapal yang terdiri dari satu kapal dan satu pumpboat lengkap dengan alat tangkap ikan tuna berbendera Filipina di Laut Sulawesi, sebelah Utara. Dari penangkapan dua kapal Filipina ini 26 orang ABK termasuk nahkoda diamankan, semuanya merupakan WNA Filipina

Kemudian, KP 04 Orca menangkap satu kapal ikan asing, juga berbendera Filipina dengan 14 orang ABK WNA. Sehingga dalam operasi ini, selain lima kapal ikan asing, 40 orang ABK dan nahkoda diamankan terdiri dari enam orang Vietnam dan 34 orang Filipina.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya