Berita

Hasanuddin Harahap dan tim kuasa hukum/Net

Hukum

Pengusaha Hasanuddin Akhirnya Melaporkan Mitra Bisnisnya

SABTU, 11 APRIL 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengusaha Hasanuddin Harahap akhirnya mempolisikan sejumlah rekan mitra usahanya ke Polda Metro Jaya.

Melalui pengacaranya, Pitra Romadoni and partners, Hasanuddin melaporkan beberapa pihak karena diduga telah menyebabkan usahanya menjadi bangkrut.

Laporan itu diterima penyidik Polda Metro Jaya dengan Nomor LP/2256/IV/YAN.2.5/2020/SPKT.PMJ, Jumat (10/4), atas nama Pelapor Yudha Adhi Oetomo, selaku tim penasehat hukum, Hasanuddin Harahap.


Pengusaha asal Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara sebelumnya telah membuka komunikasi terbuka terhadap para terlapor. Namun, tidak ada niat baik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kita pernah membuka komunikasi dengan para terlapor bahkan diundang dengan baik juga sudah pernah kita lakukan, akan tetapi tidak ada iktikad baik dari yang bersangkutan," kata kuasa hukum pelapor Yudha Adhi Oetomo, Sabtu (11/4).

Bahkan, sambung Yudha, para terlapor juga telah diberikan peringatan namun tetap tidak direspons dengan baik sehingga akhirnya klienya memutuskan untuk menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi.

Yudha menambahkan para terlapor bahkan pernah mengancam kliennya melalui pesan singkat. Dalam laporannya, Yudha membawa sejumlah bukti seperti bukti penggelepan, penipuan, bukti ancaman pembunuhan terhadap kliennya.

"Karena terlapor ini juga pernah mengancam-ancam Pak Hasanuddin melalui pesan WA makanya perlu kita ambil tindakan yang terukur, jelas dan terarah. Dan semua bukti-bukti dari terlapor ini telah kita simpan semua, baik ancaman pembunuhan, bukti kerugian, dan lain-lain," ucapnya.

Lebih lanjut, Yudha mendorong polisi untuk memproses laporannya. Dia berharap polisi segera mengamankan para pelaku. Hasanuddin yakin kepolisian bekerja secara profesional.

"Kita meminta agar pihak kepolisian segera mengamankan para pelaku, karena kasus ini sudah masuk jalur hukum maka sepenuhnya kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk memproses para terlapor ini," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya